Sabtu, 28 Mei 2016 Waktu: 09:05

    Berita / AS

    AS Akan Selidiki Laporan Penggunaan Senjata Kimia di Suriah

    Presiden AS Barack Obama mengatakan Amerika akan dengan seksama menyelidiki laporan-laporan mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah.

    Seorang korban serangan yang diduga menggunakan senjata kimia di desa Khan al-Assal, Suriah. (Foto: SANA)
    Seorang korban serangan yang diduga menggunakan senjata kimia di desa Khan al-Assal, Suriah. (Foto: SANA)
    Berbicara di Yerusalem, Rabu (19/3), Presiden AS Barack Obama Amerika akan dengan seksama menyelidiki laporan-laporan mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah. 

    Ia mengatakan penggunaan senjata kimia merupakan kekeliruan tragis, dan menambahkan bahwa pemerintahnya sangat meragukan klaim-klaim yang menyebutkan bahwa pasukan pemberontak menggunakannya.

    Sebelumnya, Duta Besar Amerika untuk Suriah memberitahu Komite Urusan Luar Negeri di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika bahwa Washington tidak memiliki bukti untuk mendukung tuduhan-tuduhan bahwa senjata kimia telah digunakan di Suriah Utara pekan ini.

    Di New York, Amerika -- bergabung dengan Inggris dan Perancis -- meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan itu.

    Presiden Suriah Bashar Al Assad mengklaim pemberontak menggunakan senjata kimia di dekat Aleppo, sementara pemberontak mengklaim pasukan Assad yang bertanggungjawab.

    Lihat Juga

    Warga AS Didakwa Berkomplot dengan Teroris

    Mahmoud Amin Mohamed Elhassan (26 tahun), penduduk Woodbridge, Virginia, Kamis malam (26/5) didakwa karena membantu dan bersekongkol memberikan dukungan material kepada ISIS dan membuat pernyataan palsu kepada FBI. Selengkapnya

    Laporan PBB: Tidak Ada Pelanggaran Kesepakatan Nuklir Iran

    Badan Energi Atom Internasional juga mengatakan Iran telah memperbaiki satu pelanggaran yang dicatat pada bulan Februari dengan mengurangi passkan air berat ke batas yang diizinkan, yaitu 143,3 ton atau di bawahnya. Selengkapnya

    Wartawan Australia Dipecat Setelah Upaya Penculikan di Lebanon

    Stephen Rice, produser program 60 Minutes Australia, membayar jasa pemulangan anak untuk menculik anak-anak itu dari ayah mereka setelah ibu mereka mengatakan dia membawa anak-anak itu berlibur tahun lalu dan tidak memulangkan mereka. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami