Senin, 24 Nopember 2014 Waktu UTC: 13:51

Berita / Dunia / Afrika

AS akan Bantu Perancis di Mali

Amerika telah setuju untuk membantu Perancis mengangkut tentara dan peralatan ke Mali, di mana ekstrimis Islamis mengontrol bagian utara negara itu.

Menhan Perancis, Jean-Yves Le Drian telah mengajukan permintaan bantuan kepada Pentagon untuk membantu operasi militer di Mali utara (foto: dok).
Menhan Perancis, Jean-Yves Le Drian telah mengajukan permintaan bantuan kepada Pentagon untuk membantu operasi militer di Mali utara (foto: dok).
Perancis telah minta bantuan Pentagon dan para pejabat dari kedua negara mengadakan pembicaraan rinci tentang apa yang dibutuhkan. Pentagon saat ini tidak punya rencana mengirim tentara ke Mali.

Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan 1.400 tentara Perancis kini berada di Mali dan Perancis berencana mengirim sebanyak 2.500 tentara. Dia mengatakan pasukan Prancis akan tinggal di Mali sampai situasi stabil.

Para pemimpin militer negara-negara di Afrika Barat mengatakan 2.000 tentara dari Nigeria, Niger, Chad, Burkina Faso, dan Togo akan segera tiba di Mali sebagai bagian dari pasukan yang diberi wewenang PBB.

Juga hari Kamis, warga melarikan diri dari kota Diabaly yang minggu ini direbut oleh militan Islamis. Saksi mata melaporkan pertempuran antara tentara Perancis dan militan tidak jauh dari kota itu.

Seorang wartawan Mali memberitahu koresponden VOA Anne Look saluran telepon di Diabaly mati dan warga melaporkan pasukan Islamis dikerahkan di seluruh kota itu.

Ekstremis Islamis terkait al-Qaida menguasai bagian utara Mali setelah tentara pemberontak menggulingkan pemerintahan bulan Maret lalu, mengakibatkan kekosongan kekuasaan sementara. Para militan telah memberlakukan hukum Islam konservatif yang keras di utara.

Perancis mengirim pasukan ke Mali atas permintaan pemerintah sementara negara itu.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook