Rabu, 16 April 2014 Waktu UTC: 10:12

Berita / Iptek / Teknologi

Aplikasi Ponsel Pintar untuk Tes Psikologi

Para ilmuwan Norwegia telah mengembangkan aplikasi smartphone yang mirip program psikologi yang digunakan di laboratorium untuk mengukur fungsi otak.

Program aplikasi telepon pintar (smartphone) kini merambah ke segala aspek, termasuk aplikasi untuk tes psikologi (foto: dok).
Program aplikasi telepon pintar (smartphone) kini merambah ke segala aspek, termasuk aplikasi untuk tes psikologi (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Tampaknya aplikasi telepon selular tersedia untuk apa saja – dari transaksi keuangan hingga permainan elektronik dengan berbagai-pemain. Kini, orang dapat menggunakan telepon selular untuk tes psikologi.

Para ilmuwan di Norwegia telah mengembangkan sebuah aplikasi yang mirip dengan program psikologi yang digunakan di laboratorium untuk mengukur fungsi otak.

Kita mendengarkan dua suku kata yang berbeda di setiap telinga pada saat bersamaan, dan menyebut suku kata mana yang paling jelas terdengar. Menurut anggota tim peneliti, Josef Bless, "tes itu menentukan sisi otak manakah yang paling aktif dalam memproses bahasa."

Lebih dari 1.000 orang telah mengunggah aplikasi gratis itu, dan separuh dari mereka telah mengirim hasil tesnya kepada para peneliti. "Hasil dari aplikasi itu dapat diandalkan seperti tes-tes yang dilakukan di laboratorium," kata Bless. Ia memperkirakan akan melihat semakin banyak tim peneliti psikolog yang menggunakan aplikasi telepon seluler itu untuk mengumpulkan data.

Para peneliti juga telah mengembangkan versi perangkat lunak bagi orang-orang yang menderita halusinasi pendengaran. Para ilmuwan mengatakan aplikasi itu membantu pasien-pasien belajar mengabaikan suara-suara di dalam kepala mereka.


Laporan tentang aplikasi tes otak itu diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Psychology.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Asep Andri dari: Garut - Indonesia
13.02.2013 17:46
mudah2n aplikasi ini mampu diserap langsung oleh masyarakat pengguna ponseL
sangat brmanfaat

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Hasil Penghitungan Suara Lewat Pos - Liputan Berita VOA 16 April 2014i
X
Yuni Salim
15.04.2014
Warga Indonesia yang tinggal di luar negeri bisa mencoblos lewat pos, dan penghitungannya pendapatan surat suaranya dilakukan secara terpisah dari penghitungan surat suara pemilih yang datang ke TPS. Penghitungan akhir suara daerah Washington DC dan kota lain di Amerika baru terlaksana.
Video

Video Hasil Penghitungan Suara Lewat Pos - Liputan Berita VOA 16 April 2014

Warga Indonesia yang tinggal di luar negeri bisa mencoblos lewat pos, dan penghitungannya pendapatan surat suaranya dilakukan secara terpisah dari penghitungan surat suara pemilih yang datang ke TPS. Penghitungan akhir suara daerah Washington DC dan kota lain di Amerika baru terlaksana.
Video

Video Bimbingan Belajar untuk Siswa Tidak Mampu di AS - Laporan VOA 16 April 2014

GIVE, organisasi nirlaba yang memberikan bimbingan belajar bagi siswa yang tidak mampu di Fairfax County. Sebagian besar pendiri dan relawan organisasi ini berasal dari Thomas Jefferson High School for Science and Technology, salah satu sekolah tinggi terbaik di AS. Selengkapnya simak Laporan VOA.
Galeri Foto

Galeri Foto Peringatan Setahun Insiden Maraton Boston

Setahun telah berlalu sejak dua bom meledak dekat garis finish pada acara tahunan Boston Marathon, menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 260 orang.
Video

Video Kilas VOA 16 April 2014

Militer Ukraina mulai bergerak melawan separatis di Ukraina Timur. AS memperingati setahun sejak peledakan bom di Marathon Boston. Warga berbagai negara saksikan 'gerhana bulan merah'. Untuk HUT Jackie Chan, seniman Malaysia membuat wajah Jackie Chan dari 64 ribu sumpit.
Video

Video Lomba 'Dangdut in America'

Audisi "Dangdut in America" baru saja berlangsung di empat kota di AS. Ini adalah kompetisi yang menjaring penyanyi AS yang berbakat ngedangdut, yang diseleksi oleh para juri, termasuk Sania dan Anik mantan anggota grup dangdut "Ken Dedes".
 Aktivitas di Facebook