Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 22:34

Berita / AS

Amerika Timur Laut Mulai Keluar dari Badai Salju

Warga di wilayah Amerika timur-laut mulai keluar dari badai salju ganas yang melumpuhkan seluruh wilayah itu hari Jumat dan Sabtu.

John Silver berusaha membersihkan tumpukan salju yang "mengubur" mobilnya di depan rumahnya di kota Boston, hari Sabtu (9/2).
John Silver berusaha membersihkan tumpukan salju yang "mengubur" mobilnya di depan rumahnya di kota Boston, hari Sabtu (9/2).

Multimedia

Galeri Foto

9 Februari 2013

UKURAN HURUF - +
Badai itu menumpahkan salju tebal di seluruh wilayah itu, mulai dari 30 sentimeter di kota New York sampai hampir satu meter di Milford, Connecticut.

Ratusan ribu orang berada dalam kegelapan karena salju dan angin kencang memutus kabel-kabel listrik. Tiupan angin berkekuatan lebih dari 100 kilometer per jam. Ribuan penerbangan masuk dan keluar wilayah itu dan layanan kereta api juga dibatalkan, sedangkan mobil dilarang berada di jalan raya.

Jawatan Pos Amerika, yang moto tidak resminya adalah menyampaikan surat apapun situasi cuaca, membatalkan layanan di enam negarabagian hari Sabtu.

Setidaknya dilaporkan empat kematian terkait badai.

Dengan berlalunya badai menuju Kanada timur dan ke laut, layanan pesawat dan kereta api secara bertahap mulai pulih. Larangan mengemudi dilonggarkan, tetapi pihak berwenang memperingatkan bahwa kondisi jalan masih sangat berbahaya dan mendesak orang-orang agar tidak keluar rumah.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: edy laudy dari: manado
10.02.2013 05:23
wowww...ngeri coy!

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya