Kamis, 23 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 19:58

Berita / AS

Amerika Serikat Dakwa 4 Pria Terkait Rencana Teror

Pihak berwenang Amerika Serikat telah mendakwa empat pria atas tuduhan merencanakan pembunuhan warga Amerika di luar negeri dengan bergabung al-Qaida dan Taliban.

Ulama radikal Anwar al-Awlaki yang tewas tahun lalu akibat serangan pesawat tak berawak di Yaman (Foto: dok). FBI telah mendakwa empat pria atas tuduhan merencanakan pembunuhan warga AS di luar negeri dengan bergabung dengan al-Qaida dan Taliban (19/11).
Ulama radikal Anwar al-Awlaki yang tewas tahun lalu akibat serangan pesawat tak berawak di Yaman (Foto: dok). FBI telah mendakwa empat pria atas tuduhan merencanakan pembunuhan warga AS di luar negeri dengan bergabung dengan al-Qaida dan Taliban (19/11).
UKURAN HURUF - +
Biro Penyelidikan Federal (FBI) mengatakan Senin malam (19/11) kelompok itu berencana untuk terlibat dalam "jihad kekerasan" dengan membom pangkalan militer dan fasilitas pemerintah lainnya.

Menurut FBI, pada tahun 2010, Sohiel Omar Kabir, seorang warga negara Amerika yang berasal dari Afghanistan, memperkenalkan dua pria pada ajaran Islam ulama radikal Anwar al-Awlaki, yang tewas tahun lalu oleh serangan pesawat tak berawak Amerika di Yaman.

Mereka kemudian merekrut orang keempat, dan Kabir berangkat ke Afghanistan di mana ia berencana untuk mengatur pertemuan dengan teroris.

Kabir ditahan di Afghanistan. Tiga orang lainnya - seorang warga negara AS, dan dua penduduk tetap AS yang lahir di Meksiko dan Filipina - berada dalam tahanan federal di negara bagian California.

Setiap terdakwa menghadapi hukuman 15 tahun di penjara federal jika terbukti bersalah.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Festival Bonsai di Washington DC - Liputan Feature VOA

Seni bonsai yang berasal dari Jepang, kini semakin banyak digemari di Amerika. Ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke acara “Festival Bonsai”. Acara tahunan menyambut musim semi di Washington DC ini, diadakan atas kerjasama beberapa perkumpulan bonsai dan Taman Nasional Arboretum. Seni bonsai tidak hanya cantik dilihat, tapi juga dapat menjadi sumber mata pencaharian, serta menjadi sarana melepas stress dari rutinitas sehari-hari.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang polisi Inggris membawa bunga di dekat lokasi pembunuhan seorang tentara Inggris di Woolwich, London tenggara.
  • Lego terbesar di dunia yang dibuat berdasarkan model pesawat pada film Star Wars, dipajang di Times Square, New York.
  • Orang-orang menarikan tarian "al-Bara" dalam upacara pernikahan massal di Sana'a, Yaman.
  • Pembalap Red Bull Sebastian Vettel dari Jerman tampak pada helm petugas pemadam kebakaran di pit saat sesi latihan di arena balap Monaco.
  • Seorang pria mengumpulkan bunga teratai untuk dijual, di kolam Bindu Sagar di kota Bhubaneswar, India.
  • Kilatan halilintar di atas langit kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, China.
  • Para kadet Tentara Nasional Afghanistan menghadiri upacara wisuda mereka di Pusat Pelatihan Militer di Kabul.
  • Air mancur yang menyala sebagai bagian dari Aquatique International Show, di pelabuhan Darling, kota Sydney, Australia.
  • Seorang pejalan kaki membawa payung berjalan melewati layar raksasa di kota Boston, Massachusetts, AS.
  • Seorang pengunjung berdiri di belakang ilustrasi seekor burung hantu, bagian dari pameran di kota St Petersburg, Rusia.
Lainnya