Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:23

Berita / Dunia / Amerika Lainnya

Para Pemimpin Amerika Latin Khawatir Legalisasi Marijuana di AS

Meksiko dan tiga negara Amerika Tengah mengimbau dilakukan kajian kebijakan narkoba internasional terkait legalisasi marijuana di dua negara bagian AS.

Setelah dua negara bagian di Amerika melegalisasi marijuana, para pemimpin Amerika Latin khawatir akan berdampak negatif bagi negara mereka (foto: dok).
Setelah dua negara bagian di Amerika melegalisasi marijuana, para pemimpin Amerika Latin khawatir akan berdampak negatif bagi negara mereka (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Meksiko dan tiga negara Amerika Tengah mengimbau dilakukan kajian mengenai kebijakan-kebijakan narkoba internasional setelah dua negara bagian Amerika mengesahkan penggunaan marijuana untuk rekreasi.

Imbauan hari Senin oleh Presiden Meksiko Felipe Calderon dan para presiden Belize, Costa Rica dan Honduras adalah reaksi paling signifikan sampai saat ini dari Amerika Latin mengenai hasil pemilu 6 November di negara bagian Colorado dan Washington.

Pemerintahan Meksiko, yang akan memulai masa jabatan baru 1 Desember, telah mempertanyakan bagaimana caranya bagi mereka untuk menerapkan larangan menanam dan menyelundupkan narkoba yang legal berdasarkan UU beberapa negara bagian.

Meksiko adalah produsen utama marijuana untuk Amerika, sementara Honduras dan Belize adalah dua persinggahan penting pada jalur angkut kokain ke utara dari Amerika Selatan. Costa Rica kini melihat wilayahnya semakin sering digunakan oleh pengedar narkoba.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya