Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 18:04

Berita / Indonesia

Ahmadinejad Hadiri Forum Demokrasi di Bali

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad diperkirakan akan membicarakan demokrasi dengan para pemimpin lain dalam Forum Demokrasi di Bali.

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyambut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Forum Demokrasi di Nusa Dua, Bali, (8/11).
Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyambut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Forum Demokrasi di Nusa Dua, Bali, (8/11).
UKURAN HURUF - +
Meskipun Iran telah dianggap sebagai salah satu pelanggar hak asasi terburuk di dunia, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad diperkirakan akan membicarakan demokrasi dengan para pemimpin lain dalam Forum Demokrasi di Bali.

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan pada pembukaan pertemuan itu hari Kamis (8/11) bahwa rasa saling menghormati dan keberagaman merupakan dasar demokrasi.

Dinna Wisnu, seorang analis politik internasional dari Universitas Paramadina, mengatakan Ahmadinejad kemungkinan besar menghadiri acara tersebut untuk berusaha mencari teman. Dan meskipun jika beberapa negara Asia tidak menyambut baik Ahmadinejad, kawasan itu secara keseluruhan lebih menerima.

Iran telah sejak lama dikecam karena pelanggaran HAM-nya. Amerika dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi-sanksi ekonomi terhadap Iran yang bertujuan untuk mencegah negara itu mengembangkan program nuklir.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: samuel dari: jakarta
08.11.2012 07:24
pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di BDF bagus dan keren banget.

 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya