Rabu, 24 September 2014 Waktu UTC: 02:24

Gedung Putih Menyambut Baik Laporan Kematian Abu Nidal - 2002-08-21

Gedung Putih menyambut baik laporan-laporan bahwa teroris Palestina Abu Nidal sudah mati di Baghdad, dengan menyebutnya “teroris menjijikkan” yang tidak membuat orang merasa kehilangan. Jurubicara Gedung Putih Ari Fleischer mengatakan Abu Nidal bertanggung jawab atas pembunuhan sedikitnya 900 orang di 20 negara. Fleischer mengatakan kenyataan bahwa Irak memberi tempat berlindung bagi Abu Nidal menunjukkan keterlibatannya dalam teror global. Kematian Abu Nidal baru-baru ini dalam suasana yang mencurigakan dilaporkan awal pekan ini. Hari Selasa, Deputi Perdana Menteri Irak Tariq Aziz mengatakan pemimpin teroris berusia 65 tahun itu bunuh diri. Namun, jurubicara Abu Nidal mengatakan ia masih hidup dan dalam keadaan sehat wal-afiat. Nidal pernah setidaknya satu kali dilaporkan tewas, tetapi kemudian ia muncul dalam keadaan sehat.

Sementara, Deputi Perdana Menteri Irak Tariq Aziz mengatakan teroris Palestina Abu Nidal sudah mati. Deputi Perdana Menteri Irak itu memberitahu para wartawan hari Selasa bahwa tokoh teroris yang buron itu bunuh diri. Ia tidak merincikan komentarnya tetapi mengatakan seorang pejabat tinggi Irak akan memberi keterangan lebih jauh hari Rabu. Para pejabat Palestina hari Senin mengatakan Abu Nidal ditemukan tewas dirumahnya di Baghdad akibat sejumlah luka tembak. Namun, jurubicara Abu Nidal mengatakan lelaki Palestina berusia 65 tahun itu dalam keadaan sehat wal-afiat. Abu Nidal, yang nama aslinya adalah Sabri al Banna, dikaitkan dengan berbagai serangan di kurang lebih 20 negara yang menewaskan atau melukai sebanyak 900 orang.

Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda