Selasa, 29 Juli 2014 Waktu UTC: 04:36

Usulan Reformasi ASEAN Mencakup Sanksi Bagi Negara Yang Langgar Aturan

Sekelompok penasehat Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara, ASEAN, telah mengusulkan reformasi yang akan mencakup sanksi bagi negara yang melanggar kesepakatan yang dibuat diantara anggota organisasi itu.

Mantan Presiden Filipina Fidel Ramos mengutarakan usul itu kepada wartawan hari ini, dengan mengatakan organisasi 10 negara itu harus dapat menjamin penaatan di kalangan anggotanya untuk bisa relevan. Ramos mengatakan, proposal itu akan mengubah kebijakan tidak campur-tangan yang selama ini diambil kelompok itu dalam kasus-kasus yang merupakan kekecualian.

Sanksi dapat mencakup penangguhan hak atau bahkan pendepakan dari ASEAN. Organisasi itu telah mendapat kecaman internasional karena gagal meminta pertanggungjawaban negara anggotanya Birma atas perlakuan HAM yang buruk serta tidak adanya reformasi demokratis. Reformasi yang diusulkan itu akan dibahas pada KTT Tahunan ASEAN di Filipina.

 

Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda