Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 01:21

Berita / Iptek / Lingkungan Hidup

Petugas Cagar Alam Kenya Buru Pembunuh 12 Gajah

Petugas cagar alam Kenya melakukan pengejaran besar-besaran terhadap tersangka pemburu gelap yang membunuh 12 gajah di Taman Nasional Tsava Timur.

12 ekor gajah ditemukan tewas di Taman Nasional Tsavo Timur, Kenya diduga dilakukan pemburu gelap yang mengincar gadingnya, Sabtu (5/1).
12 ekor gajah ditemukan tewas di Taman Nasional Tsavo Timur, Kenya diduga dilakukan pemburu gelap yang mengincar gadingnya, Sabtu (5/1).
UKURAN HURUF - +
Pembunuhan 12 gajah oleh para pemburu gelap di cagar alam Kenya itu bisa menjadi insiden tunggal terburuk dalam perburuan gading secara gelap di negara itu.

Para petugas cagar alam hari Selasa melakukan pencarian di seluruh Taman Nasional Tsava Timur di Kenya terhadap sekurangnya 10 pemburu gelap yang diperkirakan menembak gajah itu dan kemudian mengambil gadingnya. Petugas mengatakan gajah-gajah itu dibunuh hari Sabtu.

Kantor Cagar Alam Kenya mengatakan meningkatnya permintaan akan produk-produk gading di Asia menyebabkan peningkatan pemburuan gajah secara gelap di Afrika.

Dalam wawancara dengan VOA, Paul Mbugua, juru bicara Kantor Cagar Alam mengatakan pemburuan secara gelap sebelumnya terjadi di daerah-daerah tertentu di Kenya tapi kini terjadi di seluruh Kenya.

WWF memperkirakan 2500 gajah dibunuh dalam 13 penyitaan terbesar gading gajah yang diburu secara gelap pada tahun 2011.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya