Tautan-tautan Akses

Jelang Lebaran, Warga Texas Kumpulkan Mainan untuk Anak-anak


Tahun 2012 yang lalu, "Ied Ul Fitr Toy Drive" membagikan sekitar 175 mainan baru untuk komunitas pengungsi Burma di wilayah Houston, Texas. (Foto: courtesy).
Tahun 2012 yang lalu, "Ied Ul Fitr Toy Drive" membagikan sekitar 175 mainan baru untuk komunitas pengungsi Burma di wilayah Houston, Texas. (Foto: courtesy).

Dalam perayaan Idul Fitri kali ini, sebuah kelompok Muslim di kota Houston, Texas melakukan kegiatan pengumpulan mainan untuk anak-anak yang disebut Eid Toy Drive.

Setiap hari raya Idul Fitri pada akhir Ramadan, umat Islam mengambil bagian dalam perayaan dan tukar menukar salam, gelak tawa dan suka cita serta saling memaafkan di antara kerabat dan keluarga. Kesempatan yang penuh berkat ini sering kali membuat orang mudah lupa dengan nasib orang yang kurang beruntung.

Atas dasar itulah, sebuah komunitas Muslim di kota Houston, Texas, berusaha mengenali anak-anak miskin, dan memanfaatkan sebagian nikmat dan berkah untuk membantu mereka. Sabtu lalu, komunitas ini mengadakan kegiatan yang disebut Eid Toy Drive atau gerakan pengumpulan mainan anak-anak.

“Tujuan kami adalah menjangkau dan memberi mereka semangat seperti yang kami dapatkan ketika kita merayakan Idul Fitri yang merupakan hari penuh kegembiraan ketika kita memberikan hadiah kepada anak-anak kita,” kata Ali, penggagas dan pemimpin gerakan itu.

Kepada VOA, Ali mengatakan bahwa misinya adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak di komunitas-komunitas miskin membuka hadiah dengan semangat Idul Fitri, dan meningkatkan kesadaran mengenai Ramadan. Menurutnya Eid Toy Drive 2013 adalah upaya kolaborasi nirlaba para relawan yang sepaham yang ingin menyentuh kehidupan anak-anak kurang beruntung yang seringkali dilupakan selama hari raya Idul Fitri. Anak-anak penerima hadiah itu berusia antara usia 2-12 tahun.

Ini adalah tahun kedua kegiatan pengumpulan dan pembagian mainan ini dilakukan. Kegiatan serupa dilakukan menjelang Idul Fitri tahun lalu. Dengan keberhasilan pada tahun 2012 itu, panitia berusaha memperluas upayanya, dengan mengundang lebih banyak relawan, partisipan, dan penderma yang mendukung niat yang diharapkan berdampak positif pada anak-anak.

Tahun lalu, gerakan yang dipimpin Ali ini berhasil mengumpulkan dan kemudian membagikan sekitar 125 mainan baru kepada anak-anak pengungsi di Houston dan sekitarnya yang sebagian besar adalah anak-anak pengungsi Rohingya dari Birma.

“Kami memulai ini tahun lalu. Saya pendirinya. Tahun lalu lebih kecil daripada tahun ini, tapi kami membagikan sekitar 125 mainan baru kepada anak-anak, sebagian besar dari Birma. Ada banyak pengungsi Birma di sini, baik yang Muslim maupun yang bukan,” kata Ali.

Selain anak-anak pengungsi Rohingya dari Burma, gerakan pengumpulan mainan untuk Idul Fitri kali ini juga diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak pengungsi dari berbagai bagian dunia.

“Ada komunitas besar keluarga-keluarga pengungsi di sini yang berasal dari Birma dan berbagai bagian dunia. Pemerintah menyediakan banyak dana tetapi yang kami bantu adalah anak-anak pengungsi yang kurang beruntung ini sesungguhnya tidak memperoleh kegembiraan karena mereka tidak mendapat mainan,” lanjut Ali.

Untuk Idul Fitri kali ini, Ali menargetkan antara 350-400 mainan. Untuk mencapai sasaran itu, Ali mengharapkan sumbangan dari individu-individu, melalui websitenya www.eidtoydrive.org.

Ali mengatakan tahun ini telah diterima lebih banyak sumbangan publik, tetapi sebagai organisasi baru, sebagian besar sumbangan tetap berasal dari pribadi-pribadi.
XS
SM
MD
LG