Jumat, 30 Januari 2015 Waktu: 05:24

Berita / Gaya Hidup / Kesehatan

Studi: Vaksin Ebola Tak Seampuh yang Diharapkan

Profesor Adrian Hill, direktur Jenner Institute di Oxford University dan kepala penelitian uji coba, memegang tabung vial berisi vaksin Ebola.

29.01.2015
Studi itu menemukan bahwa respon-respon imunitas yang lebih rendah beberapa kali lipat pada manusia dibandingkan dengan yang terlihat dalam penelitian-penelitian terhadap monyet. Selengkapnya

Jawa Timur Siapkan Langkah Atasi KLB Demam Berdarah

Sebelas daerah memiliki kasus penderita demam berdarah serta jumlah pasien yang meningkat signifikan.

Obama Ancam Veto RUU yang Larang Dana Aborsi

Persis 42 tahun setelah keputusan Mahkamah Agung Amerika dalam kasus Roe lawan Wade bahwa aborsi adalah legal, fraksi Republik dalam Kongres ingin mencabut hak yang dilindungi Konstitusi itu.

Orang-orang yang Tidak Divaksinasi Campak Diminta Jauhi Disneyland

Campak telah menghantam California baru-baru ini. Negara bagian itu biasanya menghadapi empat sampai 60 kasus campak per tahun.

Menteri Kesehatan Baru Sri Lanka Berjanji Bantu Pasien Ginjal

Diperkirakan antara 70 hingga 400 ribu orang terkena penyakit ginjal, tetapi Sri Lanka hanya memiliki lebih sedikit dari 200 mesin pencuci darah.

Wabah Penyakit Ginjal Tewaskan Ribuan di Sri Lanka

Wabah penyakit ginjal misterius telah membunuh ribuan petani Sri Lanka, akibat ginjal mereka secara tiba-tiba berhenti bekerja.

Ebola Menurun, Guinea akan Buka Kembali Sekolah-sekolah

Guinea telah mengumumkan bahwa semua sekolah akan dibuka kembali pada hari Senin, menyusul tanda-tanda bahwa epidemi Ebola di Afrika Barat mulai mereda.

WHO Laporkan Uji Coba Vaksin Ebola Fase Ketiga

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) melaporkan fase ketiga uji coba kemungkinan vaksin Ebola akan dimulai pada akhir Januari dan awal Februari di Liberia, Sierra Leone dan Guinea.

Video Harapan Hidup Penderita Diabetes Tipe 1 Meningkat dengan Kontrol Gula Darah

Sebuah studi jangka panjang mengungkap bagaimana pengawasan yang ketat terhadap level gula darah dapat membantu mengurangi komplikasi akibat penyakit diabetes tipe 1.

2015 Tahun Penuh Tantangan, Peluang dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Pada awal 2015 akan diumumkan hasil dari keampuhan vaksin mikroba untuk secara efektif mencegah HIV.

WHO Setujui Penggunaan Vaksin Meningitis Untuk Bayi

Vaksin yang murah dan aman itu telah diberikan kepada lebih dari 215 juta orang dalam 15 negara di kawasan meningitis di sub-Sahara Afrika.

Riwayat Keluarga Dapat Tentukan Risiko Kanker Prostat

Para peneliti AS di Institut Kanker Huntsman di Universitas Utah mengumpulkan informasi tentang riwayat kanker prostat keluarga dari 7,3 juta orang.

Pejabat PBB: Sukses Pengobatan Ebola Dapat Timbulkan Kelalaian

Ia mengatakan jelas masih banyak yang harus dilakukan bagi Liberia untuk dapat dinyatakan bebas Ebola.

Ponsel Pintar Jadi Alat Diagnosa Malaria

Para peneliti telah menemukan cara untuk menggunakan kamera telepon untuk mendeteksi mikroorganisme di dalam darah pasien yang menyebabkan penyakit tersebut.

DASH, Diet Terbaik 5 Tahun Berturut-turut

U.S News & World Report menetapkan rangking 35 jenis pola diet. Diet DASH mengalahkan jenis-jenis diet populer lainnya seperti Weight Watchers dan diet Mediterania.

Sel Lemak Lindungi Anda dari Infeksi Bakteri

Peneliti di AS mengatakan bahwa sel lemak kulit, dikenal sebagai adipocytes memproduksi peptida atau proten yang melindungi tubuh dari penularan bakteri.

Makanan Sehat Berdampak Lebih Baik Bagi Lingkungan

Pemerintah Amerika tiap lima tahun menerbitkan pedoman makan, untuk mendorong rakyatnya makan makanan yang lebih sehat. Versi tahun ini, makanan sehat itu tampaknya juga sehat bagi lingkungan hidup.

Nasib Buruk Penyebab Sebagian Besar Kasus Kanker

Studi baru oleh sebuah universitas di Amerika Serikat mengungkap dua pertiga dari total kasus kanker diakibatkan oleh mutasi acak yang menimbulkan tumor ganas.

Jumlah Korban Tewas Ebola Capai 7.905

Jumlah ini termasuk 20.206 kasus Ebola yang dilaporkan sejak wabah merebak pada Desember 2013.

Ilmuwan Amati Kaitan Tahun Kelahiran dengan Obesitas

Dengan kombinasi kalori tinggi dan makanan berlemak serta ukuran porsi yang lebih besar sejak PD II, kemungkinan tubuh akan menjadi lebih besar dan lebih berat dari pada generasi sebelumnya.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook