Sabtu, 18 April 2015 Waktu: 23:41

Berita / Dunia / Eropa

Kapal SAR Italia Selamatkan Hampir 200 Migran

Para migrant yang berhasil diselamatkan tim SAR, tiba di pelabuhan Corigliano, Italia, 15 April 2015 (Foto:Francesco Arena, ANSA via AP).

18.04.2015
Kapal-kapal Italia telah menyelamatkan sekitar 10 ribu migran seminggu terakhir ini, sebagian besar melarikan diri dari situasi rentan dan penganiayaan di Afrika. Selengkapnya

Menteri Keuangan Amerika Desak Yunani Bahas Rincian Anggaran Keuangan

Menteri Keuangan Amerika Jack Lew mendesak Yunani untuk segera membahas “setiap bagian” dalam anggaran keuangannya, guna merancang rencana reformasi yang bisa memuaskan para kreditor internasional.

Obama, PM Italia Bahas Langkah Atasi Penyelundupan Imigran

Presiden AS Barack Obama dan PM Italia Matteo Renzi, Jumat (17/4) mengatakan diperlukan upaya lebih banyak untuk melawan penyelundupan imigran di Laut Tengah.

Badan Cuaca PBB Coret 'Isis' dari Nama Badai

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah mencabut nama Isis dari daftar nama-nama badai berikutnya di Lautan Pasifik.

Obama: Pertahankan Sanksi Sampai Rusia Patuhi Gencatan di Ukraina

Presiden Obama Jumat (17/4) mengatakan sanksi-sanksi harus dipertahankan, sampai Rusia menjalankan langkah-langkah yang diwajibkan.

Dituduh Lempar Imigran Kristen ke Laut, Italia Tangkap 15 Imigran Muslim

Polisi di ibukota Sisilia, Palermo, mengatakan mereka ditangkap atas tuduhan pembunuhan beberapa bermotif kebencian agama.

Pembicaraan Nuklir Iran Dimulai Lagi Pekan Depan

Perunding Iran dan kelompok negara kuat dunia akan mengadakan putaran pembicaraan berikutnya mengenai program nuklir Iran pekan depan di Wina.

Wartawan Ukraina yang Pro-Rusia Tewas Ditembak

Seorang wartawan terkemuka Ukraina yang terkenal karena pandangannya yang pro-Rusia ditembak, Kamis (16/4).

Putin Tuduh AS Berusaha Dominasi Hubungan Internasional

Presiden Rusia Vladimir Putin hari Kamis (16/4) menuduh Amerika Serikat berusaha mendominasi hubungan internasional.

Putin: Ekonomi Rusia Tetap Kuat Meski Terkena Sanksi Barat

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Kamis (16/4) kinerja ekonomi negaranya tetap kuat meskipun diberlakukannya sanksi Barat atas keterlibatan Rusia di Ukraina.

Putin Jelaskan Alasan Cabut Larangan Jual Misil ke Iran

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, kesediaan Iran berusaha mencapai kesepakatan program nuklir adalah alasan di balik keputusannya menjual S-300 ke Iran.

Ribuan Penambang Yunani Protes, Takut Kehilangan Pekerjaan

Pihak berwenang telah mencabut surat izin operasi sebuah pabrik pengayaan bijih utama di pertambangan Skouries, dan menuduh perusahaan pertambangan itu menganjurkan dilancarkannya protes-protes.

PM Norwegia: Presiden Jokowi Tekankan Komitmen Lingkungan Hidup

Berdasarkan perjanjian iklim dengan Norwegia, Indonesia akan menerima pembayaran berdasarkan jumlah deforestasi yang berkurang.

Petinggi NATO: Aliansi Barat Tertipu Gerakan Rusia di Ukraina

Jenderal Ceko, Petr Pavel Rabu (15/4) mengatakan, aliansi militer Barat yang tergabung dalam NATO tertipu oleh gerakan Rusia di Ukraina.

Badan HAM: Jumlah Migran Tewas di Laut Tengah Melonjak Tahun Ini

Badan HAM Internasional mengatakan tahun 2015 merupakan tahun yang paling banyak menimbulkan korban bagi migran yang menyeberangi Laut Tengah.

Kompetisi Festival Film Istanbul Batal Karena Sensor

Pemerintah dituduh memaksa penyelenggara festival menarik dokumenter Kurdi, sebuah kontroversi yang membuat semua kompetisi dibatalkan.

400 Migran Tewas akibat Kapal Karam di Laut Tengah

Sebuah organisasi anak internasional mengatakan sekitar 400 migran tewas akibat kapal karam di Laut Tengah.

Jerman, AS, Kritik Transaksi Senjata Rusia-Iran

Pemerintah AS dan Jerman mengutarakan keprihatinan terhadap keputusan Rusia untuk melakukan penjualan misil pertahanan udara S-300 kepada Iran.

Iran: Pengiriman Misil Rusia Bisa Dimulai Akhir Tahun 2015

Pejabat Iran mengatakan Selasa (14/4), Rusia kemungkinan akan mulai mengirim sistem misil canggih S-300 ke Iran pada akhir tahun ini.

Rusia, Ukraina Sepakat Tarik Senjata Kaliber Kecil dari Garis Depan

Rusia dan Ukraina sekarang berjanji akan menarik tank, kendaraan lapis baja dan mortir serta senjata-senjata berat yang sudah menjadi persyaratan persetujuan gencatan senjata.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook