Senin, 20 April 2015 Waktu: 04:26

Berita / Ekonomi

Pemerintah Obama Mendukung Reformasi IMF

(Dari kiri ke kanan) Menteri Keuangan Singapura Tharman Shanmugaratnam, Gubernur Bank Meksiko Agustin Carstens, Direktur IMF Christine Lagarde dan Wakil Perdana Menteri Turki dan Ketua Komite G20 Ali Babacan (18/4/15). (REUTERS/Mike Theiler)

19.04.2015
Dalam pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional IMF dan Bank Dunia di Washington DC pekan ini, ada desakan untuk meningkatkan hak suara negara-negara berkembang seperti China dan India di IMF, sebagaimana telah disepakati tahun 2010. Selengkapnya

IMF Berkomitmen Bangun Ekonomi yang Lebih Kokoh

IMF menyatakan berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah tambahan guna mendukung suatu “ekonomi global yang lebih kokoh, seimbang dan banyak menciptakan peluang kerja.”

Menteri Keuangan Amerika Desak Yunani Bahas Rincian Anggaran Keuangan

Menteri Keuangan Amerika Jack Lew mendesak Yunani untuk segera membahas “setiap bagian” dalam anggaran keuangannya, guna merancang rencana reformasi yang bisa memuaskan para kreditor internasional.

China-Pakistan akan Setujui Perjanjian Ekonomi $40 Miliar Lebih

Presiden China Xi Jinping akan mengunjungi Pakistan pekan depan di mana kedua negara diduga akan menyetujui perjanjian ekonomi dan energi bernilai lebih dari 40 miliar dolar.

Obama: Amerika Tak Bisa Menutup Diri

Presiden AS Barack Obama mengatakan itu dalam pembelaan gigih mengenai rencana perluasan perdagangan AS di seluruh dunia.

Upah Minimum di AS Tak Selalu Layak untuk Hidup

Wacana menaikkan upah minimum federal ke angka bulat $10,10 sejam terus kandas di Kongres. Padahal jumlah itupun dinilai tidak sebanding dengan biaya hidup di AS.

Putin: Ekonomi Rusia Tetap Kuat Meski Terkena Sanksi Barat

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Kamis (16/4) kinerja ekonomi negaranya tetap kuat meskipun diberlakukannya sanksi Barat atas keterlibatan Rusia di Ukraina.

Forum Ekonomi Dunia: Kemiskinan Digital Perlambat Pertumbuhan Ekonomi

Laporan baru menyatakan banyak negara yang gagal memperbaiki pertumbuhan ekonomi dan standar hidupnya karena "kemiskinan digital."

Guna Tingkatkan Produksi, Pertamina Pertimbangkan Akuisisi Kilang Minyak di Luar Negeri

Pertamina sedang mempertimbangkan kemungkinan berinvestasi pada kilang minyak di luar negeri untuk pertama kalinya, guna memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

Bank Dunia: Ekonomi Timur Tengah dan Afrika Utara Melamban

Menurut laporan Bank Dunia, reformasi ekonomi membantu pertumbuhan di beberapa negara di kawasan itu, tetapi masih banyak lagi tugas yang harus dikerjakan.

Perseteruan Uni Eropa dengan Google Memanas

Uni Eropa menuduh Google, Rabu (15/4), menyalahgunakan dominasi mereka dalam hal pencarian Internet serta memulai penyelidikan terhadap sistem ponsel Android Google, mempertajam pertikaian hukum anti monopoli yang telah lima tahun berlangsung.

Pakistan, Afghanistan Capai Kemajuan Pembicaraan Perdagangan

Afghanistan berharap pembicaraan perdagangan dengan Pakistan itu akan membantu mengatasi rintangan dalam implementasi APTTA sepenuhnya.

Pertumbuhan Ekonomi China Merosot

Ekonomi China berada pada pertumbuhan paling lambat dalam masa enam tahun, kwartal lalu, menurut data yang dirilis hari Rabu (15/4), menimbulkan keprihatinan baru tentang kondisi negara dengan ekonomi terbesar ke-dua dunia itu.

IMF: Pertumbuhan Ekonomi Global Sedikit Meningkat

Para pakar IMF mengatakan ekonomi global akan meningkat 3,5 persen tahun ini, peningkatan yang sangat sedikit dari pertumbuhan tahun lalu.

WTO Turunkan Prediksi Pertumbuhan Perdagangan Dunia Tahun 2015, 2016

WTO says global trade will continue its slow recovery, economic growth still fragile

Yunani Bayar Cicilan Utang kepada IMF

Pemerintah Yunani hari Kamis (9/4) telah membayar utang sebesar $495 juta kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

IMF: Pertumbuhan Ekonomi Global Mungkin Mengecewakan

Dana moneter internasional (IMF) Selasa (7/4) mengatakan pertumbuhan ekonomi global mungkin mengecewakan untuk beberapa tahun ke depan.

Perubahan Harga BBM Terlalu Cepat

Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sejak 28 Maret 2015, terus menuai protes karena dinilai terlalu cepat. Menurut anggota DPR, Satya Yudha, pemerintah membuat pengguna BBM terombang-ambing. Pengamat ekonomi, Imaduddin Abdullah menilai kenaikan ini semakin menyulitkan masyarakat kurang mampu.

Jawa Timur Intip Kesiapan Thailand Hadapi ASEAN Economic Community 2015

Pemerintah Provinsi Jawa Timur semakin serius mempersiapkan diri menghadapi era pasar bebas ASEAN, atau Asean Economic Community pada akhir 2015 nanti.

BPH Migas Nilai Komoditas Pangan Dikuasai Mafia

BPH Migas tidak sependapat jika dinilai penyebab naiknya harga komoditas pangan karena pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM. Menurut Kepala BPH Migas, Andy Noorsaman Sommeng, seluruh komoditas pangan di Indonesia dikuasai mafia.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook