<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Kesehatan - Voice of America</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/303</link>
        <description>Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan.</description>
        <image>
            <url>https://www.voaindonesia.com/Content/responsive/VOA/id/img/logo.png</url>
            <title>Kesehatan - Voice of America</title>
            <link>https://www.voaindonesia.com/z/303</link>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 18:14:03 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
        <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/api/ztgq_ei_ov" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>PM Inggris Bubarkan Badan Kesehatan untuk Hemat Anggaran dan Tingkatkan Pelayanan</title>
            <description>Menteri Kesehatan Inggris Wes Streeting, Kamis (13/3) mengatakan keberadaan badan Layanan Kesehatan Nasional (National Health Service/NHS) Inggris England menimbulkan duplikasi pekerjaan dan terlalu fokus pada kepatuhan, daripada efisiensi penggunaan anggaran.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/pm-inggris-bubarkan-badan-kesehatan-untuk-hemat-anggaran-dan-tingkatkan-pelayanan/8009428.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/pm-inggris-bubarkan-badan-kesehatan-untuk-hemat-anggaran-dan-tingkatkan-pelayanan/8009428.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 22:40:00 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Berita</category><category>Kesehatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/68fcd5b5-b8ae-4bdb-bc3a-8804d6274f24_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>WHO: Kasus Campak di Eropa Naik 2 Kali Lipat Tahun 2024, Tertinggi dalam 25 Tahun Lebih</title>
            <description>Kasus campak di wilayah Eropa meningkat dua kali lipat tahun 2024 ke level tertinggi dalam lebih dari 25 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF, Kamis (13/3). Mereka mendesak agar segera diambil tindakan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi yang menurun selama pandemi COVID-19.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/who-kasus-campak-di-eropa-naik-2-kali-lipat-tahun-2024-tertinggi-dalam-25-tahun-lebih/8009404.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/who-kasus-campak-di-eropa-naik-2-kali-lipat-tahun-2024-tertinggi-dalam-25-tahun-lebih/8009404.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 21:28:29 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Berita</category><category>Kesehatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0a00-0242-9997-08dbf65625e6_w800_h450.jpeg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya Amerika</title>
            <description>Kasus campak telah dilaporkan di sejumlah negara bagian termasuk Alaska, California, Georgia, Kentucky, Maryland, New Jersey, New York, Pennsylvania, dan Rhode Island.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kasus-campak-meningkat-di-negara-negara-bagian-di-barat-daya-amerika/8007753.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kasus-campak-meningkat-di-negara-negara-bagian-di-barat-daya-amerika/8007753.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 12:44:19 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Kesehatan</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/95742521-9524-4dec-af81-2841b60779fb_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS</title>
            <description>VOA Headline News: Kasus Campak Meningkat di Negara-negara Bagian di Barat Daya AS

Rabu, 12 Maret 2025, pukul 12.00 WIB</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-kasus-campak-meningkat-di-negara-negara-bagian-di-barat-daya-as/8007740.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/voa-headline-news-kasus-campak-meningkat-di-negara-negara-bagian-di-barat-daya-as/8007740.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 11:19:37 +0700</pubDate>
            <category>VOA Headline News</category><category>Audios</category><category>Amerika Serikat</category><category>Kesehatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Arif Budiman)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/1E91440D-F600-40D7-9E26-3C9FF9D77EE2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Sumber Vatikan: &quot;Terlalu Dini&quot; Bahas Kepulangan Paus</title>
            <description>Vatikan mengatakan Paus menghabiskan malam dengan tenang di kamarnya di lantai 10 RS Gemelli dan menghabiskan siangnya untuk menjalani terapi fisik dan pernapasan.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sumber-vatikan-terlalu-dini-bahas-kepulangan-paus/8005275.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sumber-vatikan-terlalu-dini-bahas-kepulangan-paus/8005275.html</guid>            
            <pubDate>Mon, 10 Mar 2025 22:51:38 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Kesehatan</category><category>Dunia</category><category>Religi</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/042d6295-ae86-430d-970b-c599de3a992d_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Dua Tewas, Ratusan Terjangkit Wabah Campak di Amerika</title>
            <description>Pasien Texas adalah seorang anak sementara pasien New Mexico adalah seorang dewasa yang dites positif campak setelah meninggal.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dua-tewas-ratusan-terjangkit-wabah-campak-di-amerika/8003748.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dua-tewas-ratusan-terjangkit-wabah-campak-di-amerika/8003748.html</guid>            
            <pubDate>Sun, 09 Mar 2025 01:08:44 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Amerika Serikat</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/2a7b2881-edbb-465c-a89a-3b4bec5b9942_cx0_cy5_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Sebagian Pemotongan Dana Amerika untuk Program Kesehatan Global Dibatalkan </title>
            <description>Sejumlah laporan media menyebutkan beberapa proyek kesehatan global yang kontraknya didanai Amerika Serikat yang tiba-tiba dihentikan pada minggu lalu telah menerima surat yang membatalkan keputusan tersebut. 


Pembatalan tersebut terjadi setelah pemerintahan Presiden Donald Trump membatalkan sekitar 90% kontrak yang didanai oleh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan Departemen Luar Negeri AS 


Anggota kongres dari Partai Demokrat, bersama dengan beberapa anggota dari Partai Republik dan kelompok-kelompok hak asasi manusia, telah mengkritik tajam upaya Trump untuk menghentikan upaya kemanusiaan yang didanai pemerintah federal Amerika di seluruh dunia. 


Michael Adekunle Charles, kepala eksekutif di organisasi RBM Partnership to End Malaria, mengatakan surat kepada organisasinya yang membatalkan keputusan tersebut tiba pada Rabu (5/3) malam. 


“Saya pikir itu kabar baik. Kita perlu menunggu dalam beberapa hari mendatang untuk mendapatkan panduan tambahan,” katanya kepada kantor berita Reuters. “Prioritas kami adalah menyelamatkan nyawa, jadi semakin cepat kita dapat mulai menyelamatkan nyawa, semakin baik.” 




Program lain yang menerima sejumlah dana dari AS untuk menangani tuberkulosis dan HIV/AIDS juga mengalami pembatalan pemotongan dana. 


Namun, ketidakpastian tetap menghantui. 


“Kedengarannya bagus, tetapi kami tidak dapat menarik uang,” kata Dr. Lucica Ditiu, direktur eksekutif Stop TB Partnership, kepada Reuters. “Kami tidak memiliki kejelasan.” 


Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah berupaya meninjau setiap dolar yang dibelanjakan “untuk memastikan sumber daya pembayar pajak digunakan untuk membuat Amerika lebih aman, lebih kuat, dan lebih sejahtera.” 


Trump memerintahkan penghentian sementara selama 90 hari atas semua bantuan luar negeri AS pada hari pertamanya kembali ke Gedung Putih. Perintah berhenti bekerja berikutnya telah menghentikan operasi USAID di seluruh dunia. Sebagian besar staf USAID juga telah diberhentikan sementara atau dipecat. 


Pada hari Rabu (5/3), Mahkamah Agung AS menguatkan perintah darurat pengadilan yang lebih rendah bagi pemerintah untuk segera mencairkan dana kepada para kontraktor dan penerima hibah dari USAID dan Departemen Luar Negeri. Dana tersebut akan mencakup hampir US$2 miliar untuk pekerjaan yang telah dilakukan oleh organisasi-organisasi bersangkutan.




Sementara itu, kontraktor dan penerima hibah yang menggugat pemerintah AS meminta hakim distrik Amir Ali untuk menetapkan batas waktu yang baru pada Senin untuk menyalurkan dana bagi pekerjaan mereka yang telah selesai. Tenggat tersebut tidak berlaku bagi keseluruhan dana $2 miliar itu.


Kontraktor dan penerima hibah juga meminta pengembalian sebagian besar dari kontrak bantuan asing dan hibah, yang diputus oleh pemerintahan Trump pada bulan lalu, di saat gugatan tetap berjalan.


Pemerintah mengatakan &quot;semua pembayaran yang sah&quot; yang harus dibayarkan kepada penggugat akan diselesaikan &quot;dalam beberapa hari,&quot; dan tidak lebih dari 10 hari, namun pembayaran luar negeri untuk pihak lain yang tidak tercatat dalam gugatan tidak dapat ditindaklanjuti.


Sejumlah penggugat mengatakan jika mereka tidak dibayar secepatnya, mereka terancam tutup. [lt/rs]


Sejumlah informasi dalam laporan ini berasal dari Reuters and The Associated Press.

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sebagian-pemotongan-dana-amerika-untuk-program-kesehatan-global-dibatalkan-/8002113.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sebagian-pemotongan-dana-amerika-untuk-program-kesehatan-global-dibatalkan-/8002113.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 07 Mar 2025 14:14:26 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Kesehatan</category><category>Dunia</category><category>VOA Headline News</category><category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><author>voaindonesia@voanews.com (VOA)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/ad076503-60b7-4272-0175-08dd5c8b1668_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>James Harrison, Penyumbang Plasma Darah yang Selamatkan 2,4 Juta Bayi, Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun</title>
            <description>Meskipun tidak suka jarum suntik, James Harrison tetap menyumbangkan 1.173 jarum suntik setelah ia berusia 18 tahun pada tahun 1954 hingga ia terpaksa pensiun pada tahun 2018 di usia 81 tahun.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/james-harrison-penyumbang-plasma-darah-yang-selamatkan-2-4-juta-bayi-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun/7997107.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/james-harrison-penyumbang-plasma-darah-yang-selamatkan-2-4-juta-bayi-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun/7997107.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 04 Mar 2025 21:55:12 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Sains</category><category>Iptek</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/37a8b516-3ac0-4506-a450-08dd5afe0892_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Studi: 60% Orang Dewasa, termasuk Indonesia, akan Alami Obesitas pada 2050</title>
            <description>Jumlah orang yang kelebihan berat badan atau obesitas di seluruh dunia meningkat dari 929 juta pada 1990 menjadi 2,6 miliar pada 2021, menurut penelitian tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/studi-60-orang-dewasa-termasuk-indonesia-akan-alami-obesitas-pada-2050/7996334.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/studi-60-orang-dewasa-termasuk-indonesia-akan-alami-obesitas-pada-2050/7996334.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 04 Mar 2025 17:10:09 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Gaya Hidup</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/ee323879-eeda-4c00-a2ab-6e10ecfdd3f2_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Musim Flu yang Parah, Pejabat Kesehatan Amerika Khawatirkan Komplikasi Otak pada Anak</title>
            <description>Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperkirakan 19.000 orang telah meninggal dunia karena flu pada musim dingin ini, termasuk 86 anak-anak. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/musim-flu-yang-parah-pejabat-kesehatan-amerika-khawatirkan-komplikasi-otak-pada-anak/7992343.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/musim-flu-yang-parah-pejabat-kesehatan-amerika-khawatirkan-komplikasi-otak-pada-anak/7992343.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 01 Mar 2025 03:52:48 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Berita</category><category>Amerika Serikat</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/ce5f24c2-27fc-45aa-a1cc-63c48ec8e904_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Penyakit Misterius Muncul di Kongo, 400 Orang Jatuh Sakit, 50 Orang Meninggal </title>
            <description>Kementerian Kesehatan Kongo mengatakan sekitar 80% pasien yang terjangkit oleh penyakit misterius ini mengalami gejala serupa termasuk demam, menggigil, nyeri tubuh, dan diare. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/penyakit-misterius-muncul-di-kongo-400-orang-jatuh-sakit-50-orang-meninggal-/7989793.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/penyakit-misterius-muncul-di-kongo-400-orang-jatuh-sakit-50-orang-meninggal-/7989793.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 12:08:00 +0700</pubDate>
            <category>Afrika</category><category>Kesehatan</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/69d9ff0f-0136-4a52-9635-b2ef9aa51f36_w800_h450.png" length="0" type="image/png"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Vatikan: Kondisi Paus Fransiskus Sedikit Membaik </title>
            <description>Vatikan pada Rabu (26/2) mengatakan ada &quot;sedikit perkembangan baik&quot; dalam kondisi Paus Fransiskus tetapi &quot;prognosisnya masih belum pasti,&quot; karena ia masih dirawat di rumah sakit Roma untuk pengobatan pneumonia di kedua paru-parunya. 


Pemindaian CT pada dada Paus Fransiskus pada Selasa (25/2) malam menunjukkan &quot;perkembangan normal dari kondisi peradangan paru-paru,&quot; lapor Vatikan. 


Informasi terbaru pada Selasa malam menggambarkan kondisi paus kritis tetapi stabil. 


Paus berusia 88 tahun itu dirawat di rumah sakit pada tanggal 14 Februari. Perawatan di rumah sakit kali ini menjadi yang terlama selama ia menjabat sebagai paus. 




Ia rentan terhadap infeksi paru-paru setelah menjalani operasi pengangkatan sebagian paru-paru pada masa mudanya. 


Penyakitnya telah mendorong umat Katolik untuk berkumpul di Kota Vatikan, negara asalnya Argentina, dan wilayah-wilayah lain di dunia untuk mengadakan doa bersama. 


Paus Fransiskus telah menjadi paus sejak tahun 2013 ketika pendahulunya, Paus Benediktus, mengundurkan diri. [my/ab]


Sejumlah informasi dalam laporan ini berasal dari The Associated Press, Agence France-Presse dan Reuters.

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/vatikan-kondisi-paus-fransiskus-sedikit-membaik-/7989790.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/vatikan-kondisi-paus-fransiskus-sedikit-membaik-/7989790.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 11:20:41 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Kesehatan</category><category>Religi</category><author>voaindonesia@voanews.com (VOA)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/cb37d6b9-3bd1-48f4-02c5-08dd4a817621_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Amerika Laporkan Kematian Pertama akibat Campak di West Texas</title>
            <description>Seorang pasien yang dirawat di rumah sakit di West Texas karena campak telah meninggal dunia, kematian pertama dalam wabah yang dimulai akhir bulan lalu. Juru bicara Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas Tech Melissa Whitfield mengonfirmasi kematian tersebut pada hari Rabu (26/2).


Tidak jelas berapa usia pasien yang meninggal Selasa malam (25/2) itu. Rumah Sakit Anak Covenant di Lubbock belum menanggapi permintaan komentar.


Departemen Kesehatan di negara bagian Texas pada hari Selasa melaporkan wabah campak di kawasan pedesaan di sembilan kabupaten West Texas itu telah berkembang menjadi 124 kasus.


Ada juga sembilan kasus lain di New Mexico bagian timur.


Campak adalah virus pernapasan yang dapat bertahan hidup di udara hingga dua jam.


Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), hingga sembilan dari sepuluh orang yang rentan akan tertular virus ini jika terpapar.


Sebagian besar anak-anak akan sembuh dari campak jika mereka tertular, tetapi infeksi dapat menyebabkan komplikasi berbahaya seperti pneumonia, kebutaan, pembengkakan otak, dan kematian.


Wabah ini sebagian besar menyebar di komunitas Mennonite di daerah di mana kota-kota kecil dipisahkan oleh hamparan luas lahan terbuka dengan anjungan minyak, tetapi terhubung karena orang-orang bepergian antar kota untuk bekerja, ke gereja, berbelanja bahan makanan, dan tugas sehari-hari lainnya. [em/jm]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-laporkan-kematian-pertama-akibat-campak-di-west-texas/7989399.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-laporkan-kematian-pertama-akibat-campak-di-west-texas/7989399.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 06:54:53 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Kesehatan</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/7b5e1743-a1fb-4fdf-9fc8-163dfe659fff_cx0_cy5_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Mentan Amerika Paparkan Rencana Berantas Flu Burung dan Turunkan Harga Telur</title>
            <description>Menteri Pertanian Brooke Rollins pada hari Rabu (26/2) meluncurkan rencana yang terdiri dari lima bagian untuk memberantas flu burung dan menurunkan harga telur. Namun mengakui bahwa hal ini akan memakan waktu sebelum konsumen dapat merasakan dampaknya.


Rencana itu menyerukan investasi sebesar US$500 juta untuk membantu para peternak meningkatkan langkah-langkah biosekuriti, US$400 juta dalam bentuk bantuan bagi para peternak yang ternaknya terkena dampak flu burung, US$100 juta untuk penelitian dan kemungkinan pengembangan vaksin dan terapi untuk kawanan ayam di AS. 




Selain itu, rencana itu juga menjajaki upaya untuk membatalkan apa yang dianggap oleh pemerintah sebagai peraturan yang membatasi kesejahteraan hewan di beberapa negara bagian.


Pemerintah juga sedang dalam pembicaraan untuk mengimpor sekitar 70 hingga 100 juta telur dari negara lain dalam beberapa bulan mendatang, ujar Rollins.


Rollins mengatakan pemerintah mengantisipasi harga telur masih akan terus naik menjelang liburan Paskah, saat secara historis permintaan tinggi. [em/jm]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mentan-amerika-paparkan-rencana-berantas-flu-burung-dan-turunkan-harga-telur/7989365.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mentan-amerika-paparkan-rencana-berantas-flu-burung-dan-turunkan-harga-telur/7989365.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 05:10:40 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Ekonomi</category><category>Kesehatan</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/20e479d9-5c51-47a9-b75a-bb16785267c5_cx0_cy10_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Dari Krisis ke Harapan: Bagaimana Korea Selatan Mulai Mendorong Pertumbuhan Keluarga</title>
            <description>Untuk pertama kalinya setelah sembilan tahun, angka kelahiran di Korea Selatan meningkat pada 2024. Menurut data awal yang dirilis Rabu (26/2), fenomena ini disebabkan adanya peningkatan angka pernikahan; sebuah pertanda yang mungkin mengubah krisis demografi negara itu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dari-krisis-ke-harapan-bagaimana-korea-selatan-mulai-mendorong-pertumbuhan-keluarga/7989207.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dari-krisis-ke-harapan-bagaimana-korea-selatan-mulai-mendorong-pertumbuhan-keluarga/7989207.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 27 Feb 2025 04:19:21 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Kesehatan</category><category>Gaya Hidup</category><category>Isu Sosial</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/b12d5ca6-ac8f-478a-eaae-08dd4a81f35f_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Kemenkes: 75 Persen Kematian di Indonesia Akibat Penyakit Tidak Menular</title>
            <description>Kementerian Kesehatan mengungkapkan, penyakit tidak menular (PTM) bertanggung jawab atas 75 persen kematian di Indonesia. Gangguan jantung dan stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kemenkes-75-persen-kematian-di-indonesia-akibat-penyakit-tidak-menular/7987534.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kemenkes-75-persen-kematian-di-indonesia-akibat-penyakit-tidak-menular/7987534.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 26 Feb 2025 01:08:08 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Berita</category><category>Kesehatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Yoanes Litha)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/3f35e1de-9af8-48a9-832a-4476d4f56f6a_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Vatikan: Paus Fransiskus Alami Pneumonia Bilateral, Tapi Masih Bersemangat</title>
            <description>Vatikan mengatakan infeksi pernafasan yang diderita oleh Paus Fransiskus mencakup bronkitis asma, yang memerlukan pengobatan antibiotik kortison.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/vatikan-paus-fransiskus-alami-pneumonia-bilateral-tapi-masih-bersemangat/7980199.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/vatikan-paus-fransiskus-alami-pneumonia-bilateral-tapi-masih-bersemangat/7980199.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 19 Feb 2025 14:23:58 +0700</pubDate>
            <category>Religi</category><category>Kesehatan</category><category>Eropa</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/6d1851d9-f2cd-48d8-a578-a327e5537d5e_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Amerika Serikat Mulai Larang Pewarna Makanan “Red Dye No.3” Dalam Produk Makanan</title>
            <description>Para pejabat kesehatan Amerika Serikat melarang pewarna merah “Red Dye No.3” dari makanan warga Amerika. Kebijakan ini dikeluarkan puluhan tahun setelah pewarna sintetis itu dilarang di Eropa. Sejumlah studi kini mengaitkan warna merah cerah itu dengan kanker pada tikus-tikus jantan di laboratorium.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-serikat-mulai-larang-pewarna-makanan-red-dye-no-3-dalam-produk-makanan/7979541.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/amerika-serikat-mulai-larang-pewarna-makanan-red-dye-no-3-dalam-produk-makanan/7979541.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 19 Feb 2025 02:33:35 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Berita</category><category>Ekonomi</category><category>Kesehatan</category><author>voaindonesia@voanews.com (Dora Mekouar)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/f25a899a-6733-48e3-e347-08dd4a81f35f_w800_h450.png" length="0" type="image/png"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Hasil Penelitian: Sebagian Dokter Hewan Tidak Sadar Tertular Flu Burung </title>
            <description>Hasil penelitian baru menunjukkan bahwa flu burung diam-diam menular dari hewan ke beberapa dokter hewan. 


Penelitian yang diterbitkan pada Kamis (13/2) oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) itu menguatkan dua penelitian yang lebih kecil yang mendeteksi bukti penularan pada pekerja peternakan yang sebelumnya tidak terdiagnosis.


Dalam penelitian itu, beberapa pekerja yang tertular mengingat adanya gejala flu burung H5N1, sementara tidak ada dokter hewan dalam makalah baru tersebut yang mengingat adanya gejala tersebut. 


Penelitian baru itu semakin membuktikan bahwa penghitungan resmi AS atas infeksi flu burung pada manusia yang dikukuhkan — 68 kasus pada tahun lalu — kemungkinan besar jauh lebih sedikit, kata Dr. Gregory Gray, peneliti penyakit menular di University of Texas Medical Branch di Galveston.




Kondisi tersebut, kata Gray, menunjukkan bahwa para pejabat tidak dapat sepenuhnya memahami penularan flu burung dengan hanya melacak orang-orang yang pergi ke klinik medis dengan gejala. 


Bukti antibodi 


Gray dan beberapa rekannya melakukan penelitian tahun lalu terhadap 14 pekerja peternakan sapi perah dan menemukan bahwa dua orang, atau sekitar 14%, memiliki bukti infeksi sebelumnya. Keduanya mengalami gejala tetapi tidak pernah didiagnosis. 


Penelitian lain yang diterbitkan tahun lalu oleh CDC memeriksa 115 pekerja peternakan sapi perah. Peneliti menemukan bahwa delapan dari mereka, atau 7%, memiliki bukti infeksi baru-baru ini dalam darah mereka. Setengahnya mengingat bahwa mereka merasa sakit. 


Penelitian-penelitian itu terlalu kecil untuk digunakan sebagai dasar memberikan perkiraan pasti tentang berapa banyak infeksi pada manusia yang tidak terdiagnosis, kata Gray. Bahkan, Gray menambahkan, persentase yang sangat kecil pun dapat berarti ratusan atau ribuan orang AS yang tertular ketika bekerja dengan hewan. [ka/jm]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hasil-penelitian-sebagian-dokter-hewan-tidak-sadar-tertular-flu-burung-/7974722.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hasil-penelitian-sebagian-dokter-hewan-tidak-sadar-tertular-flu-burung-/7974722.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Feb 2025 11:48:02 +0700</pubDate>
            <category>Kesehatan</category><category>Amerika Serikat</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/d62bf888-6ed9-42b2-df40-08dd4a81f35f_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Hakim Stop Sementara Inpres yang Batasi Penegasan Gender </title>
            <description>Seorang hakim federal AS, pada Kamis (13/2), memblokir sementara instruksi terbaru Presiden Donald Trump yang bertujuan membatasi perawatan kesehatan penegasan gender bagi kaum transgender di bawah usia 19 tahun.


Putusan hakim tersebut muncul setelah gugatan hukum diajukan awal bulan ini atas nama keluarga dengan anak-anak transgender atau nonbiner. Mereka menuduh perawatan kesehatan mereka jadi terganggu karena instruksi presiden. Sebuah kelompok nasional untuk keluarga kaum LGBTQ+ dan sebuah organisasi dokter juga menjadi penggugat dalam gugatan pengadilan tersebut.


Hakim Brendan Hurson, yang dulu dicalonkan mantan Presiden Joe Biden, mengabulkan permintaan penggugat untuk memberlakukan penundaan sementara menyusul sidang di pengadilan federal di Baltimore. Putusan tersebut, yang berlaku 14 hari, pada dasarnya menunda instruksi Trump sementara kasus tersebut berlanjut. Perintah penundaan tersebut juga dapat diperpanjang.




Tak lama setelah menjabat, Trump menandatangani inpres yang mengarahkan program asuransi yang dikelola pemerintah federal untuk mengecualikan cakupan perawatan yang menegaskan gender. Itu termasuk Medicaid, yang mencakup layanan tersebut di beberapa negara bagian, dan TRICARE untuk keluarga militer. Inpres Trump juga meminta Departemen Kehakiman untuk secara aktif melakukan litigasi dan legislasi untuk menentang praktik tersebut.


Pendekatan Trump terhadap masalah ini merupakan perubahan mendadak dari kebijakan Biden, yang berupaya secara eksplisit memperluas perlindungan hak-hak sipil bagi kaum transgender.


Trump telah secara kuat menentang perawatan yang menegaskan gender. Ia menyatakan secara keliru bahwa &quot;para profesional medis melukai dan mensterilkan semakin banyak anak yang mudah terpengaruh dengan klaim yang radikal dan keliru bahwa orang dewasa dapat mengubah jenis kelamin seorang anak.&quot;


Kelompok medis besar seperti American Medical Association dan American Academy of Pediatrics mendukung akses ke perawatan yang menegaskan gender. [ka/jm]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/hakim-stop-sementara-inpres-yang-batasi-penegasan-gender-/7974706.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/hakim-stop-sementara-inpres-yang-batasi-penegasan-gender-/7974706.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Feb 2025 11:25:38 +0700</pubDate>
            <category>Amerika Serikat</category><category>Kesehatan</category><category>VOA Headline News</category><category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01a7b13c-d053-4b0a-9e0b-dc44a1683991_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        </channel></rss>