<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">     
    <channel>      
        <title>Asia Pasifik - Voice of America</title>     
        <link>https://www.voaindonesia.com/z/307</link>
        <description>Himpunan berita dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dalam website VOA. </description>
        <image>
            <url>https://www.voaindonesia.com/Content/responsive/VOA/id/img/logo.png</url>
            <title>Asia Pasifik - Voice of America</title>
            <link>https://www.voaindonesia.com/z/307</link>
        </image>
        <language>id</language>
        <copyright> </copyright>   
        <ttl>60</ttl>        
        <lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 18:51:39 +0700</lastBuildDate> 
        <generator>Pangea CMS – VOA</generator>        
        <atom:link href="https://www.voaindonesia.com/api/zjgqqey_oo" rel="self" type="application/rss+xml" />
    		<item>
            <title>Sambut Musim Semi, Jutaan Orang Rayakan Festival Holi Hindu</title>
            <description>Umat Hindu di India dan berbagai negara di Asia Selatan merayakan Holi, festival warna yang menandai datangnya musim semi, pada Jumat. Mengenakan pakaian putih, mereka saling mengolesi dan menyemprotkan bubuk warna-warni ke teman serta kerabat.
Hari Jumat (14/3) ditetapkan sebagai hari libur nasional di India, memungkinkan masyarakat ikut serta dalam perayaan meriah Holi. Festival ini biasanya berlangsung pada bulan purnama terakhir dalam kalender lunar, menandai berakhirnya musim dingin.
Di Nepal, perayaan Holi dimulai pada Kamis (12/3) dan berlangsung selama dua hari. Festival penuh warna ini juga dirayakan di berbagai negara Asia Selatan serta di kalangan diaspora India di seluruh dunia.
Holi merupakan salah satu festival terbesar di India, di mana jutaan orang pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama keluarga. Perayaan dimulai dengan menyalakan api unggun pada malam festival sebagai simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan. Di sekitar api unggun, mereka bernyanyi, menari, dan berdoa kepada dewa-dewa Hindu.
Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan ucapan selamat Holi kepada rakyat India melalui media sosial pada hari Jumat. Dalam unggahannya di platform X, Modi menyoroti peran penting festival ini dalam mempererat persatuan dan kebersamaan di antara masyarakat.
&quot;Selamat Holi untuk semua. Semoga festival suci yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan ini membawa semangat serta energi baru dalam kehidupan setiap orang, sekaligus memperkuat persatuan di antara warga negara,&quot; tulis Modi dalam bahasa Hindi.
Di sebuah taman di New Delhi, ribuan orang saling melempar bubuk warna-warni hingga udara dipenuhi kabut pelangi. Sementara itu, di jalanan, peserta festival menari dengan penuh semangat mengikuti dentuman musik dari pengeras suara. Sekelompok pemuda dengan pistol air berlarian mengejar peserta lain, membasahi mereka dengan air berwarna di taman-taman dan gang-gang kota.
Anak-anak juga ikut merayakannya. Dari atap dan balkon, mereka melempar balon air berisi bubuk warna dan kilauan ke arah orang-orang yang berpesta di bawah.
Lebih dari itu, Holi melambangkan kelahiran kembali dan semangat pembaruan dalam budaya Hindu. [ah/ft]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sambut-musim-semi-jutaan-orang-rayakan-festival-holi-hindu/8011525.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sambut-musim-semi-jutaan-orang-rayakan-festival-holi-hindu/8011525.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 15 Mar 2025 21:54:37 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (VOA)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/66224c88-0867-4043-3629-08dd5c897904_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Militer Pakistan: Korban Tewas Pembajakan Kereta Api Bertambah Jadi 31 Orang</title>
            <description>Islamabad menyalahkan Afghanistan dan India atas serangan itu; kedua negara membantah tuduhan tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/militer-pakistan-korban-tewas-pembajakan-kereta-api-bertambah-jadi-31-orang/8011268.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/militer-pakistan-korban-tewas-pembajakan-kereta-api-bertambah-jadi-31-orang/8011268.html</guid>            
            <pubDate>Sat, 15 Mar 2025 10:34:55 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Sarah Zaman)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/eb967d1c-acd9-47b4-0f10-08dd5c8d307c_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Eksklusif: Kapal Iran Kedua yang Diduga Bawa Bahan Baku Misil Berlayar Meninggalkan China</title>
            <description>Menurut analisis situs pelacakan kapal, kapal berbendera Iran, Jairan, meninggalkan pelabuhan China selatan pada Senin dengan muatan kargo baru.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/eksklusif-kapal-iran-kedua-yang-diduga-bawa-bahan-baku-misil-berlayar-meninggalkan-china/8010507.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/eksklusif-kapal-iran-kedua-yang-diduga-bawa-bahan-baku-misil-berlayar-meninggalkan-china/8010507.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 18:21:10 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Michael Lipin)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/73570913-c12b-459d-b0a3-828c76588f8a_w800_h450.jpeg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Taliban Sangkal Miliki Kaitan dengan Serangan Kereta  di Pakistan</title>
            <description>Taliban Afghanistan telah menolak tuduhan Pakistan bahwa serangan kereta di Pakistan yang menelan korban jiwa, Selasa lalu, direncanakan dan diarahkan dari wilayah Afghanistan.
Kementerian Luar Negeri Afghanistan menyebut pernyataan Pakistan itu tidak berdasar, dalam sebuah pernyataannya pada hari Kamis (13/3).
“Kami dengan tegas menolak tuduhan tidak berdasar juru bicara militer Pakistan yang mengaitkan Afghanistan dengan serangan terhadap kereta penumpang di provinsi Balochistan,” kata juru bicara kementerian luar negeri Abdul Qahar Balkhi dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X.
Sejumlah militan yang terkait dengan organisasi terlarang Tentara Pembebasan Baloch menyerang sebuah kereta penumpang pada hari Selasa di dekat Sibi, Balochistan, dan menyandera ratusan orang.
Setidaknya 21 penumpang dan empat anggota pasukan paramiliter tewas dalam serangan itu. Militer mengklaim telah menewaskan 33 teroris.
Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR) – divisi media militer Pakistan -- Letjen Ahmed Sharif Chaudhry mengatakan sebelumnya bahwa para penyerang itu bekerjasama dengan sejumlah mitra mereka di Afghanistan.
&quot;Selama operasi tersebut, para teroris ini berhubungan dengan para pendukung dan dalang mereka di Afghanistan melalui telepon satelit,&quot; kata Chaudhry kepada sebuah saluran berita swasta saat ia mengumumkan operasi pembersihan pada Rabu malam.
Belakangan, divisi media militer itu menegaskan kembali pernyataan tersebut.
“Laporan intelijen telah dengan tegas mengonfirmasi bahwa serangan itu diatur dan diarahkan oleh para pemimpin teroris yang beroperasi dari Afghanistan, yang berkomunikasi langsung dengan para teroris selama insiden itu,” kata pernyataan dari ISPR.
Membantah klaim tersebut, Balkhi mengatakan Islamabad harus mengatasi masalah internalnya sendiri.
“(Kami) mendesak pihak Pakistan untuk fokus pada penyelesaian masalah keamanan dan internal mereka sendiri, alih-alih mengeluarkan pernyataan yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” kata juru bicara kementerian luar negeri Taliban.
Serangan hari Selasa menandai peningkatan dramatis dalam pemberontakan separatis yang telah menghancurkan Balochistan selama hampir dua dekade. [ab/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/taliban-sangkal-miliki-kaitan-dengan-serangan-kereta-di-pakistan/8010424.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/taliban-sangkal-miliki-kaitan-dengan-serangan-kereta-di-pakistan/8010424.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 08:43:24 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Politik</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/03990000-0aff-0242-58a1-08daac78d49c_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Sekjen PBB Kunjungi Kamp Pengungsi Rohingnya</title>
            <description>Bangladesh  — Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres melihat langsung situasi lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya di Bangladesh sementara kekhawatiran meningkat terkait pemotongan bantuan yang serius di seluruh dunia, menyusul keputusan pemerintah Amerika Serikat untuk menutup operasional USAID.
Penasihat urusan luar negeri Bangladesh, Touhid Hossain, menyambut Guterres di bandara utama Dhaka pada Kamis. Kunjungan empat hari Guterres - yang kedua ke Bangladesh - dipandang penting setelah pengumuman kemungkinan pemotongan bantuan oleh Program Pangan Dunia (WFP) dan lembaga lainnya setelah penutupan USAID.
Pemerintah sementara Bangladesh - yang berkuasa Agustus lalu setelah demonstrasi massal menggulingkan Perdana Menteri Sheikh Hasina - berharap kunjungan tersebut akan meningkatkan upaya internasional untuk memobilisasi bantuan bagi para pengungsi Rohingya dan menarik perhatian global baru terhadap krisis mereka.
Sepucuk surat dari badan pangan PBB awal bulan ini mengatakan pemotongan jatah makanan mungkin diterapkan mulai bulan depan di Cox&apos;s Bazar, tempat puluhan kamp pengungsi Rohingya berada. WFP mengatakan jatah makanan dapat dikurangi menjadi $6 (Rp98 ribu), dari yang berlaku saat ini $12,50 (Rp205 ribu) per bulan - kecuali jika pendanaan yang memadai tersedia kembali.
Menurut Kun Li, juru bicara WFP, jika WFP tidak dapat memperoleh pendanaan yang cukup - $81 juta (Rp1,3 triliun) untuk mempertahankan operasi hingga akhir tahun, termasuk $15 juta (Rp 246 miliar) yang dibutuhkan untuk April - maka tidak ada pilihan selain mengurangi jatah mulai April.
Menjelang kunjungan Guterres, Amnesty International mendesak masyarakat internasional untuk segera bergerak maju dan memberikan dukungan yang diperlukan guna menghindari dampak yang menghancurkan bagi para pengungsi Rohingya di Bangladesh.
“Kekurangan dana hanya akan memperburuk kekurangan pasokan dan layanan penting yang sudah ada di kamp-kamp tersebut,” kata Smriti Singh, direktur Amnesty International untuk wilayah Asia Selatan.
“Komunitas Rohingya di Cox&apos;s Bazaar tidak punya banyak pilihan selain bergantung pada bantuan WFP,&quot; kata Singh. Ia menambahkan bahwa pemerintah Bangladesh melarang para pengungsi meninggalkan kamp dan mencari pekerjaan.
Guterres dan pemimpin sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, akan mengunjungi distrik Cox&apos;s Bazar pada Jumat. Pada Sabtu, keduanya akan mengadakan pembicaraan di kantor Yunus di Dhaka, ibu kota negara tersebut, dan setelah itu berbicara bersama dengan para jurnalis.
Pemerintah sementara Bangladesh mengatakan bahwa dihentikannya bantuan USAID akan menghentikan proyek-proyek lain di negara tersebut, tetapi pendanaan untuk pengungsi Rohingya akan terus mengalir.
AS telah menjadi donor utama bagi Bangladesh untuk pengungsi Rohingya, dengan menyediakan bantuan pangan dan gizi darurat bagi PBB. AS biasanya menyediakan hampir setengah dari dana bantuan yang dihabiskan untuk tanggap kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Bangladesh, di mana dana disediakan sekitar $300 juta (Rp4,9 triliun) pada 2024.
Ratusan ribu warga Rohingya telah tinggal di Bangladesh selama beberapa dekade dan sekitar 70 ribu orang menyeberangi perbatasan dari Myanmar pada 2024. Dalam pertempuran dengan junta militer, pasukan oposisi yang dikenal sebagai Tentara Arakan secara efektif mengambil alih negara bagian Rakhine, tempat warga Rohingya mengungsi dan berlindung di Bangladesh.
Bangladesh mengatakan pemulangan para pengungsi ke Myanmar, yang dituduh pengadilan internasional tetlah melakukan genosida terhadap Rohingya, adalah solusi utama dari krisis tersebut. Tetapi kerumitan dalam verifikasi dan masalah diplomatik dan politik lainnya telah membuat masa depan bagi para pengungsi kian suram. [ns/ka]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/sekjen-pbb-kunjungi-kamp-pengungsi-rohingnya/8010069.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/sekjen-pbb-kunjungi-kamp-pengungsi-rohingnya/8010069.html</guid>            
            <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 05:41:35 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Isu Sosial</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/3e4a3bc4-9904-45f8-33fb-08dd5c897904_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Jepang Incar Ekspor Beras Naik Delapan Kali Lipat pada 2030</title>
            <description>Jepang sedang mengalami kekurangan pasokan beras karena sejumlah faktor, termasuk panen yang buruk akibat cuaca panas dan aksi beli panik yang dipicu oleh peringatan &quot;gempa besar&quot; musim panas lalu.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/jepang-incar-ekspor-beras-naik-delapan-kali-lipat-pada-2030/8009135.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/jepang-incar-ekspor-beras-naik-delapan-kali-lipat-pada-2030/8009135.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 19:28:23 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/d8ffcb48-3200-4b04-0df9-08dd5c8d307c_cx0_cy8_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Putra Taipan Media Hong Kong Bawa Upaya Pembebasan Ayahnya ke Pemerintahan Trump</title>
            <description>Pada Oktober 2024, Trump mengatakan dia &quot;100%&quot; akan dapat mengamankan pembebasan Lai jika dia terpilih kembali.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/putra-taipan-media-hong-kong-bawa-upaya-pembebasan-ayahnya-ke-pemerintahan-trump/8009117.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/putra-taipan-media-hong-kong-bawa-upaya-pembebasan-ayahnya-ke-pemerintahan-trump/8009117.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 14:44:56 +0700</pubDate>
            <category>Kebebasan Pers</category><category>Politik</category><category>Asia Pasifik</category><category>Amerika Serikat</category><category>VOA Headline News</category><category>China</category><author>voaindonesia@voanews.com (Liam Scott)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/24189071-2639-48f9-339a-08dd5c897904_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Mantan Presiden Filipina Duterte Telah Diserahkan ke ICC</title>
            <description>Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte dibawa ke sebuah pusat penahanan di Den Haag pada hari Rabu (12/3) setelah ia diserahkan ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Duterte diterbangkan ke Belanda setelah penangkapannya berdasarkan surat perintah yang menuduhnya melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan atas tindakan keras anti-narkoba yang menelan korba jiwa yang digelar saat ia menjabat sebagai presiden.
Setelah kedatangannya, pengadilan yang berpusat di Belanda tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa bantuan medis disediakan untuk Duterte &apos;&apos;sebagai tindakan pencegahan&apos;&apos; di bandara, sesuai dengan prosedur standar saat seorang tersangka tiba.
Pengadilan itu tidak mengomentari tentang kondisi kesehatannya.
Sebuah konvoi polisi yang membawa Duterte kemudian terlihat tiba di unit penahanan, yang melayani semua pengadilan internasional di Den Haag dan ditempatkan di dalam sebuah kompleks penjara Belanda di lingkungan Scheveningen di kota tersebut 
Kerumunan orang yang berkumpul di luar fasilitas itu tampaknya mendukung mantan presiden itu. Mereka yang umumnya diaspora Filipina di Belanda meneriakkan nama Duterte setelah gerbang ditutup. [ab/lt]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-presiden-filipina-duterte-telah-diserahkan-ke-icc/8009094.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-presiden-filipina-duterte-telah-diserahkan-ke-icc/8009094.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 11:42:19 +0700</pubDate>
            <category>Eropa</category><category>Politik</category><category>Asia Pasifik</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/247dde06-bbf3-425d-b2d8-b5b430e951ca_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Mitra-mitra Dagang AS Balas Kenaikan Tarif Impor Baja, Aluminium</title>
            <description>Sejumlah mitra dagang utama Amerika Serikat mengumumkan langkah balasan pada Rabu (12/3) setelah tarif menyeluruh Donald Trump terhadap impor baja dan aluminium mulai berlaku.
Langkah balasan tersebut lantas membuat presiden AS itu berjanji akan menanggapinya lebih lanjut.
Tarif tinggi sebesar 25 persen mulai diberlakukan efektif setelah melewati waktu tengah malam tanpa pengecualian, meski sejumlah negara telah berupaya keras untuk menghindarinya.
Penerapan tarif ini merupakan kelanjutan dari bea masuk baru yang sudah lebih dulu dikenakan Trump pada Kanada, Meksiko, dan China sejak ia kembali ke Gedung Putih.
Uni Eropa dengan cepat mengumumkan tarif balasan yang menargetkan barang-barang Amerika Serikat senilai sekitar 28 miliar dolar AS, yang akan diterapkan secara bertahap mulai April. Kanada juga mengumumkan tarif tambahan terhadap produk-produk AS senilai 20,7 miliar dolar AS mulai Kamis (13/3).
China berjanji akan mengambil “semua langkah yang diperlukan” sebagai tanggapan, sehingga Washington semakin mendekati jurang perang dagang total, baik dengan para sekutu maupun pesaingnya.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan ia sangat menyesalkan tindakan balasan tersebut, tetapi menegaskan bahwa langkah-langkah itu “tegas namun sepadan.”
Trump menegaskan kepada para wartawan pada Rabu bahwa Washington “tentu saja” akan merespons balasan tersebut.
“Kita telah lama diperlakukan tidak adil, dan sekarang kita tidak akan terus demikian,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat akan “memenangkan pertempuran finansial” tersebut dengan Uni Eropa.
Kanada, yang sangat terpukul oleh tarif baja dan aluminium AS, mengumumkan tarif baru yang akan dikenakan pada produk baja, aluminium, serta barang-barang lain; mulai dari komputer hingga peralatan olahraga.
Namun, Perdana Menteri Kanada yang baru, Mark Carney, belakangan menyatakan dirinya siap untuk bernegosiasi langsung dengan Trump mengenai kesepakatan perdagangan baru guna menghindari pertikaian ekonomi yang lebih lanjut.
Menurut catatan terbaru Kepala Ekonom EY, Gregory Daco, Kanada memasok sekitar setengah dari impor aluminium AS dan 20 persen dari impor baja negara tersebut.
Selain Kanada, Brazil dan Meksiko juga menjadi penyuplai baja utama bagi AS, sementara Uni Emirat Arab dan Korea Selatan merupakan beberapa penyedia utama aluminium.
Tarif yang mulai berlaku Rabu ini pun menambah beban dari bea impor yang sudah ada sebelumnya.
Cukup Sudah Perang
Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengecam janji Uni Eropa yang akan membalas, dengan menuduh kebijakan ekonomi blok tersebut “tidak selaras dengan realitas,” sekaligus menyalahkan mereka karena gagal membantu mengatasi kapasitas produksi berlebih di pasar global.
“Hukuman Uni Eropa ini sama sekali mengabaikan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, dan juga keamanan internasional,” kata Greer.
Pernyataan ini muncul tak lama setelah Ketua Dewan Eropa, Antonio Costa, meminta Washington meredakan situasi dan mulai berdialog.
“Saya rasa sudah cukup banyak perang di dunia ini. Kita perlu menghentikan perang yang ada dan bukan malah memulai perang dagang,” ujar Costa.
Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang memimpin perekonomian terbesar di Eropa dengan ekspor tinggi, mengecam langkah Washington sebagai “keliru” dan memperingatkan kemungkinan meningkatnya inflasi.
Kementerian Luar Negeri China menyatakan “tidak ada pemenang dalam perang dagang.”
China merupakan produsen baja terbesar di dunia, meski bukan eksportir utama produk tersebut ke Amerika Serikat.
Tarif baja dan aluminium Trump kemungkinan akan meningkatkan biaya produksi barang-barang rumah tangga hingga mobil, termasuk kaleng minuman, yang pada akhirnya dikhawatirkan memicu kenaikan harga konsumen di kemudian hari, menurut para ahli.
Sektor otomotif dan konstruksi adalah di antara pengguna baja terbesar di negara tersebut, ungkap Clark Packard, peneliti di Cato Institute.
Ketidakpastian Besar
Ketidakpastian terkait rencana dagang Trump dan kekhawatiran akan potensi resesi di perekonomian terbesar dunia itu sempat mengguncang pasar keuangan.
Berbagai indeks utama Wall Street sempat anjlok dua hari berturut-turut sebelum sedikit pulih kembali. Pasar di Asia, termasuk Hong Kong dan Shanghai, turun pada Rabu (12/3).
Bahkan sebelum tarif baru AS diberlakukan, para produsen sudah mulai mencari pemasok dalam negeri yang lebih terjangkau. Sekadar ancaman proteksionisme saja sudah cukup untuk membuat perusahaan baja dan aluminium AS menaikkan harga, menurut Packard.
“Ini menciptakan ketidakpastian yang sangat besar,” tambahnya.
Trump juga menargetkan kedua komoditas tersebut pada periode pertama masa kepresidenannya. Ia berjanji akan menerapkan “tarif resiprokal” tambahan mulai 2 April untuk menindak apa yang dianggap Washington sebagai ketidakadilan.
Tidak adanya pengecualian pada Rabu terjadi meski para mitra AS, termasuk Australia dan Jepang, sudah mendorong agar dikecualikan.
Tokyo menyatakan menyesal karena belum berhasil memperoleh pengecualian, sementara Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menilai tarif tersebut tidak berdasar. Baik Canberra maupun London sama-sama tidak mengambil langkah balasan. [th/ka]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mitra-mitra-dagang-as-balas-kenaikan-tarif-impor-baja-aluminium/8008686.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mitra-mitra-dagang-as-balas-kenaikan-tarif-impor-baja-aluminium/8008686.html</guid>            
            <pubDate>Thu, 13 Mar 2025 05:06:06 +0700</pubDate>
            <category>Pemerintahan Baru Donald Trump</category><category>Ekonomi</category><category>Asia Pasifik</category><category>Eropa</category><category>Dunia</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/645c3530-5c8f-4bdc-ae2c-3176af78bcf0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Vietnam dan Singapura Sepakat Tingkatkan Hubungan dan Kerja Sama Kabel Bawah Laut</title>
            <description>Singapura dan Vietnam, Rabu (12/3) sepakat meningkatkan kerja sama dalam bidang kabel bawah laut, keuangan, dan energi, yang menandai peningkatan hubungan mereka ke tingkat tertinggi bagi Vietnam. Kesepakatan ini dibuat dalam kunjungan Ketua Partai Komunis Vietnam, To Lam, ke negara kota tersebut.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/vietnam-dan-singapura-sepakat-tingkatkan-hubungan-dan-kerja-sama-kabel-bawah-laut/8008011.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/vietnam-dan-singapura-sepakat-tingkatkan-hubungan-dan-kerja-sama-kabel-bawah-laut/8008011.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 22:30:46 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/e3d73c70-da97-4caf-0d20-08dd5c8d307c_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Militer Pakistan Selamatkan Hampir 200 Penumpang Setelah Serangan Kereta</title>
            <description>Sumber-sumber keamanan, Rabu (12/3) mengatakan sebuah operasi militer Pakistan telah menyelamatkan 190 penumpang dan menewaskan 30 teroris, sehari setelah sebuah serangan terhadap sebuah kereta di Balochistan, provinsi di Pakistan barat daya yang bergolak.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/militer-pakistan-selamatkan-hampir-200-penumpang-setelah-serangan-kereta/8008045.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/militer-pakistan-selamatkan-hampir-200-penumpang-setelah-serangan-kereta/8008045.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 21:19:25 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Isu Sosial</category><author>voaindonesia@voanews.com (Sarah Zaman)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/a1642250-3b39-4fc6-8f72-00ccca9eebe4_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Bagi Keluarga Korban Perang Narkoba di Filipina, Penangkapan Duterte Berikan Sebongkah Harapan untuk Keadilan</title>
            <description>Saat Jerica Ann Pico mendengar kabar penangkapan mantan Presiden Rodrigo Duterte, ia merasa seperti mendapat nafas segar yang mengalir dalam dirinya. Pico merupakan janda dari seorang pria yang tewas dibunuh dalam perang melawan narkoba di Filipina.
Pico mengatakan dirinya tidak pernah membayangkan bahwa ia akan hidup di hari di mana keadilan tak lagi sulit digapai untuk mendiang suaminya, yang menjadi satu dari ribuan orang yang tewas dibunuh dalam kampanye anti-narkoba brutal yang digalakkan oleh Duterte.
&quot;Saya terkejut dan merasa seperti hidup kembali karena apa yang telah kami perjuangkan akhirnya berhasil - kami akhirnya mendapatkan keadilan untuk orang-orang yang kami cintai yang telah direnggut dari kami,&quot; kata Pico setelah menghadiri misa di wilayah Quezon City di Manila bersama dengan sejumlah keluarga dari para korban lainnya.
Di dalam gereja, kenangan akan perang narkoba yang digalakkan Duterte terekam jelas dalam kumpulan foto yang ditaruh di tangga menuju altar. Foto-foto tersebut menampilkan para korban yang kehilangan nyawanya dalam perang melawan narkoba yang berlangsung selama enam tahun. Sama seperti Pico, banyak dari keluarga korban yang kini berharap Duterte dikurung dibalik jeruji besi.
Dalam sebuah peristiwa dramatis, Duterte ditangkap di Manila pada Selasa (11/3) berdasarkan surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Ia kemudian diterbangkan ke Den Haag beberapa jam kemudian. Penangkapan itu menandai langkah terbesar dalam penyelidikan tahap akhir yang dilakukan ICC terhadap perang narkoba Duterte yang mematikan.
Duterte, 79, dapat menjadi pemimpin negara Asia pertama yang menjalani persidangan di ICC.
&quot;Untuk keluarga korban pembunuhan di luar hukum, satu-satunya harapan kami adalah mereka yang memiliki andil harus dimintai pertanggungjawabannya,&quot; kata Pico, ibu dari satu orang anak yang berusia 30 tahun.
Walaupun Duterte telah menarik Filipina keluar dari pakta pendirian ICC pada 2019 untuk menghalangi penyelidikan terhadap perang melawan narkoba yang ia luncurkan, ICC mengatakan pihaknya memiliki yurisdiksi untuk memeriksa dugaan tindak kejahatan yang muncul saat sebuah negara masih menjadi anggota mahkamah tersebut.
Para korban dan kelompok hak asasi manusia mengatakan bukan hanya Duterte yang harus dimintai pertanggungjawabannya. Mereka juga menuntut pertanggungjawaban dari sejumlah pihak yang turut serta, termasuk mantan kepala polisi yang kini menjadi senator, Ronald dela Rosa. Dela Rosa, yang berperan mengawasi jalannya penindakan dalam perang melawan narkoba itu, kini berada dalam penyelidikan ICC.
&quot;Mereka seharusnya [diadili] bersama Duterte dan tidak hanya Duterte yang menjadi satu-satunya pihak yang dimintai pertanggungjawaban,&quot; kata Emili Soriano, yang putranya terbunuh dalam perang anti-narkoba itu, dalam konferensi pers yang dihadiri oleh para kerabat korban.
Kantor Dela Rosa tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun ia dan Duterte telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung pada Selasa, memaksa pemerintah untuk berhenti bekerja sama dengan ICC.
Di bawah masa kepemimpinan Duterte selama enam tahun, sebanyak 6.200 tersangka dibunuh dalam operasi anti-narkoba menurut perhitungan pihak kepolisian.
Namun aktivis menyebutkan angka sebenernya jauh lebih tinggi, di mana ribuan pengguna narkoba dari kalangan menengah ke bawah, yang banyak di antaranya berada dalam &quot;daftar pemantauan&quot; resmi, dibunuh dengan cara yang misterius.
Pico mengatakan suaminya Mark Anthony Ruivivar, dimasukan ke dalam daftar tersebut pada 2018. Setahun kemudian, suaminya tewas ditembak oleh polisi di luar rumahnya di Quezon City, ujarnya.
Saat itu, polisi mengatakan suaminya lah yang telah melepaskan tembakan terlebih dahulu ke arah petugas.
&quot;Setidaknya Duterte hanya akan dipenjara. Keluarganya masih dapat menemuinya, mengunjunginya,&quot; kata Pico seraya menahan isak tangis. &quot;Tidak seperti kami yang kehilangan orang yang kami cintai, kami tak akan bisa melihat mereka lagi.&quot; [rs]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/bagi-keluarga-korban-perang-narkoba-di-filipina-penangkapan-duterte-berikan-sebongkah-harapan-untuk-keadilan/8007827.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/bagi-keluarga-korban-perang-narkoba-di-filipina-penangkapan-duterte-berikan-sebongkah-harapan-untuk-keadilan/8007827.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 17:51:38 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/ab51e2ac-b587-4610-064f-08dd5c8b1668_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Delapan Orang Uighur Terkatung-Katung di Thailand</title>
            <description>Pihak berwenang Thailand telah mendeportasi 40 orang dari etnis minoritas Uighur ke China bulan lalu. Sejak itu, para penegak hak asasi manusia (HAM) mengatakan bahwa setidaknya sebagian dari delapan orang Uighur yang masih berada dalam tahanan Thailand akan berisiko mengalami nasib yang sama.
Setelah berminggu-minggu membantah rencana memulangkan 48 orang Uighur yang ditahan sejak ditangkap karena masuk secara ilegal pada 2014, Thailand tiba-tiba menyerahkan 40 dari ke-48 orang itu ke China pada 27 Februari.
Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan organisasi HAM internasional mengecam keras Thailand karena memulangkan orang-orang Uighur ke China. Mereka menilai langkah Thailand itu melanggar dua hal. Pertama, kewajiban pada perjanjian internasional. Kedua, undang-undang negara itu yang dimulai pada 2023, yang melarang deportasi ke negara-negara di mana orang itu menghadapi kemungkinan besar akan dianiaya atau disiksa.
AS dan negara-negara lain telah menuduh China melakukan genosida terhadap minoritas muslim Uighur yang berbahasa Turki di Provinsi Xinjiang, di China barat. PBB berpendapat, perlakuan China mungkin kejahatan terhadap kemanusiaan. China membantah tuduhan tersebut.
Pemerintah Thailand dan China tidak mengatakan apa pun tentang delapan orang Uighur yang tidak dideportasi ke China bulan lalu. Kedua, pemerintah tidak merespons permintaan VOA untuk memberikan komentar.
Namun, organisasi HAM memberi tahu VOA bahwa mereka telah mengonfirmasi kedelapan orang tersebut tetap berada dalam tahanan Thailand — tiga dari mereka berada dalam tahanan imigrasi tanpa dakwaan, sedangkan lima lainnya menjalani hukuman penjara sejak 2020 karena perampokan dan upaya melarikan diri dari pusat penahanan.
Mereka mengatakan kelima orang yang di penjara menghadapi risiko terbesar untuk dideportasi setelah masa hukuman mereka berakhir.
Kannavee Suebsang, anggota parlemen yang beroposisi dan wakil ketua Komisi Urusan Hukum, Keadilan, dan HAM DPR kepada VOA mengatakan bahwa hukuman mereka berakhir pada 2029.
Organisasi HAM mengatakan kelima orang itu bisa menghadapi pemulangan paksa ke China jauh lebih awal jika nama mereka ditambahkan ke daftar tahanan yang diampuni raja Thailand pada hari libur kerajaan setiap tahun. [ka/uh]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/delapan-orang-uighur-terkatung-katung-di-thailand/8007393.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/delapan-orang-uighur-terkatung-katung-di-thailand/8007393.html</guid>            
            <pubDate>Wed, 12 Mar 2025 06:18:03 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Berita</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (VOA)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/72520f50-6588-4f9b-9183-08dd4a843460_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>14 Tahun Pascaledakan PLTN Fukushima, Pekerja Pembersihan Terpapar Radiasi Tinggi dan Stres</title>
            <description>Tingkat radiasi di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi telah menurun drastis sejak bencana besar yang terjadi 14 tahun lalu, tepatnya pada 11 Maret 2011. Para pekerja kini bisa berjalan-jalan di banyak area hanya dengan masker bedah dan pakaian biasa.
Namun, situasinya jauh berbeda bagi mereka yang masuk ke dalam gedung reaktor, termasuk tiga di antaranya yang rusak akibat gempa bumi dan tsunami tahun 2011. Mereka harus mengenakan perlengkapan perlindungan maksimal: masker wajah berfilter, sarung tangan dan kaus kaki berlapis, penutup sepatu, pakaian hazmat berkerudung, jaket antiair, serta helm.
Ketika para pekerja berupaya mengeluarkan material bahan bakar yang telah meleleh dari reaktor dalam upaya pembersihan nuklir berskala besar, yang diperkirakan bisa memakan waktu lebih dari satu abad, mereka menghadapi beban stres psikologis yang sangat besar dan paparan radiasi berbahaya.
Kantor berita the Associated Press, yang baru-baru ini mengunjungi lokasi dan melakukan wawancara, memberi tinjauan lebih dekat mengenai situasi ini.
Membersihkan 880 Ton Material Bakar yang Meleleh
Sebuah robot kendali jarak jauh yang bisa diperpanjang, dilengkapi jepitan khusus (tongs), mengalami sejumlah kegagalan teknis sebelum akhirnya, pada November lalu, berhasil membawa pulang sepotong kecil material bahan bakar yang telah meleleh dari dalam Reaktor Nomor 2 yang rusak.
Uji coba yang berhasil untuk pertama kalinya ini menjadi langkah penting dalam pekerjaan penonaktifan panjang dan menantang, yang harus menangani setidaknya 880 ton lelehan bahan bakar nuklir. Bahan ini bercampur dengan bagian-bagian rusak dari struktur internal, serta puing lainnya di dalam tiga reaktor yang hancur.
Menurut Akira Ono, Chief Decommissioning Officer di Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) yang mengelola PLTN tersebut, bahkan sampel kecil ini memberikan banyak informasi tentang bahan bakar yang telah meleleh. Namun, diperlukan lebih banyak sampel agar pekerjaan skala besar, yang dijadwalkan dimulai pada 2030-an, dapat berlangsung lebih lancar.
Misi pengambilan sampel kedua di Reaktor Nomor 2 diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.
Sulit Melihat, Bernapas, atau Bergerak
Tingkat radiasi di dalam gedung Reaktor Nomor 2 masih sangat berbahaya. Di dalam gedung inilah bahan bakar yang meleleh berada, terlindung dinding beton tebal. Upaya dekontaminasi sebelumnya telah memangkas level radiasi menjadi hanya sebagian kecil dibandingkan dulu.
Pada akhir Agustus, kelompok-kelompok kecil pekerja bergiliran menjalankan tugas membantu robot tersebut selama 15 hingga 30 menit guna mengurangi paparan radiasi. Robot ini dikendalikan jarak jauh, tapi tetap harus didorong secara manual ke dalam dan ke luar gedung.
“Bekerja di bawah tingkat radiasi tinggi dengan waktu terbatas membuat kami gugup dan terburu-buru,” kata Yasunobu Yokokawa, pemimpin tim misi tersebut. “Itu tugas yang sulit.”
Masker wajah penuh menghalangi pandangan dan membuat bernapas sulit, jaket antiair tambahan membuat tubuh berkeringat dan gerak terbatas, sedangkan sarung tangan berlapis tiga membuat jari-jari terasa kaku, jelas Yokokawa.
Untuk mengurangi paparan yang tidak perlu, para pekerja menempelkan lakban di sekitar sarung tangan dan kaus kaki serta membawa dosimeter pribadi untuk mengukur radiasi. Mereka juga berlatih terlebih dahulu pekerjaan yang akan dilakukan, agar waktu di area terpapar radiasi bisa ditekan.
Namun demikian, jumlah pekerja yang khawatir tentang keselamatan dan radiasi di PLTN terus meningkat, kata Ono, mengacu pada survei tahunan yang melibatkan sekitar 5.500 pekerja.
Tahun 2023, dua pekerja terkena cipratan lumpur terkontaminasi di fasilitas pengolahan air dan mengalami luka bakar, sempat dirawat di rumah sakit, meskipun tidak ada masalah kesehatan lain yang terdeteksi.
Tahap Selanjutnya?
Sejumlah pakar menilai pekerjaan berat dengan tantangan besar ini sebenarnya baru dimulai. Ada perkiraan bahwa proses penonaktifan bisa memakan waktu lebih dari satu abad.
Pemerintah Jepang dan TEPCO memiliki target awal penyelesaian pada 2051, tetapi pengambilan bahan bakar nuklir yang meleleh sudah tertunda tiga tahun, dan masih banyak masalah besar yang belum diputuskan.
Ide, yang rumahnya di Kota Namie, barat laut PLTN, berada di zona terlarang akibat kontaminasi nuklir, masih harus mengenakan pakaian hazmat meski hanya untuk kunjungan singkat ke rumahnya.
“Sebagai warga Fukushima, saya ingin memastikan pekerjaan penonaktifan ini dijalankan dengan benar, sehingga orang-orang bisa kembali tanpa rasa khawatir,” ujarnya. [th/lt]
</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-pascaledakan-pltn-fukushima-pekerja-pembersihan-terpapar-radiasi-tinggi-dan-stress/8006764.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/tahun-pascaledakan-pltn-fukushima-pekerja-pembersihan-terpapar-radiasi-tinggi-dan-stress/8006764.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 23:58:26 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Associated Press)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/7369f0ca-1f30-4c4f-ad21-7ba98addfb66_cx0_cy8_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Indonesia-Vietnam Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan</title>
            <description>Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (PKV) Tô Lâm di Istana Merdeka, Jakarta,Senin (10/3) menghasilkan sejumlah kerja sama strategis khususnya di bidang pertahanan. </description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-vietnam-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-pertahanan-dan-keamanan/8006863.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-vietnam-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-pertahanan-dan-keamanan/8006863.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 23:02:26 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Berita</category><category>Politik</category><category>Asia Pasifik</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (Ghita Intan)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/2b270668-e9ca-49ed-0bfa-08dd5c8d307c_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Kelompok Militan Sandera 450 Penumpang Kereta di Pakistan</title>
            <description>Para militan melukai masinis saat mereka merebut kendali atas kereta di wilayah pegunungan terpencil di Provinsi Balochistan, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/kelompok-militan-sandera-450-penumpang-kereta-di-pakistan/8006695.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/kelompok-militan-sandera-450-penumpang-kereta-di-pakistan/8006695.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 22:02:43 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Isu Sosial</category><category>Dunia</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/01000000-0a00-0242-e188-08dc5ec1c034_cx0_cy6_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Dalai Lama Sebut Penggantinya akan Lahir di Luar China</title>
            <description>Dalai Lama akan mengumumkan mengenai suksesinya menjelang ulang tahunnya ke-90 pada Juli. Ia menegaskan Tibet masih di bawah &quot;cengkeraman pemerintahan Komunis China yang represif&quot; dan perjuangan kemerdekaan rakyat Tibet akan terus berlanjut, bahkan setelah ia wafat.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/dalai-lama-sebut-penggantinya-akan-lahir-di-luar-china/8006402.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/dalai-lama-sebut-penggantinya-akan-lahir-di-luar-china/8006402.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 19:06:30 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/472f98fc-d168-4069-80b2-b3d518e9db9f_cx0_cy10_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Badan Migrasi PBB: Bantuan untuk Rohingya di Indonesia Dipulihkan</title>
            <description>JAKARTA (Reuters) — Kepala misi badan migrasi PBB (IOM) di Indonesia, Jeff Labovitz, mengatakan kepada Reuters pada Selasa (11/3) bahwa pihaknya memutuskan untuk kembali melanjutkan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Tanah Air.


Keputusan tersebut diambil setelah Reuters melaporkan pada pekan lalu bahwa IOM terpaksa memangkas bantuan bagi lebih dari 900 pengungsi Rohingya akibat pemangkasan dana besar oleh donor utamanya, Amerika Serikat.


Jeff memastikan bahwa layanan bagi pengungsi Rohingya yang berlindung di Pekanbaru telah dipulihkan.


&quot;Program utama kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan telah dipulihkan. Saya dapat memastikan bahwa saat ini tidak ada rencana pengurangan layanan,&quot; katanya tanpa memberikan informasi lebih lanjut.




Dalam pernyataan terpisah melalui email, badan tersebut menyatakan bahwa mereka sedang &quot;menjajaki berbagai opsi untuk menghadapi potensi tantangan pendanaan&quot; dan memastikan bahwa sumber daya yang diperlukan tetap tersedia agar upaya kemanusiaan dapat terus berjalan.


PBB mengatakan ada sekitar 2.800 warga Rohingya di Indonesia.


Setiap tahun, banyak etnis Rohingya—kelompok mayoritas Muslim asal Myanmar yang merupakan populasi tanpa kewarganegaraan terbesar di dunia—melarikan diri dari kamp-kamp kumuh serta penganiayaan di Myanmar dan Bangladesh. Mereka nekat berlayar dengan perahu reyot menuju Thailand, Indonesia, atau Malaysia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam. [ah/rs]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/badan-migrasi-pbb-bantuan-untuk-rohingya-di-indonesia-dipulihkan/8006360.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/badan-migrasi-pbb-bantuan-untuk-rohingya-di-indonesia-dipulihkan/8006360.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 17:42:30 +0700</pubDate>
            <category>Indonesia</category><category>Asia Pasifik</category><author>voaindonesia@voanews.com (Reuters)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/cb41e871-fccd-49c5-b0cd-dacf224f6d32_cx0_cy10_cw0_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Mantan Presiden Filipina Duterte Ditangkap Atas Kejahatan terhadap Kemanusiaan</title>
            <description>Filipina keluar dari ICC pada 2019 sesuai arahan Duterte, namun pengadilan internasional tersebut tetap mempertahankan yurisdiksinya terkait pembunuhan dalam perang narkoba Duterte sebelum negara tersebut keluar.</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-presiden-filipina-duterte-ditangkap-atas-kejahatan-terhadap-kemanusiaan/8006325.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/mantan-presiden-filipina-duterte-ditangkap-atas-kejahatan-terhadap-kemanusiaan/8006325.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 12:59:08 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Politik</category><category>VOA Headline News</category><author>voaindonesia@voanews.com (AFP)</author><enclosure url="https://gdb.voanews.com/a7f2e393-8b48-4f8b-ac59-9f0039fb3f80_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        <item>
            <title>Laporan PBB: Hak-hak Perempuan Afghanistan Makin Berkurang</title>
            <description>PBB mengatakan hak-hak perempuan di Afghanistan semakin berkurang di bawah kekuasaan Taliban --  sesuatu  yang menjadi perhatian dunia saat memperingati Hari Perempuan Internasional.


&quot;Setelah tiga setengah tahun di bawah kekuasaan Taliban, rakyat Afghanistan memang menyambut baik tidak adanya konflik dan stabilitas serta kebebasan bergerak yang lebih besar, setidaknya bagi penduduk laki-laki,&quot; kata Roza Otunbayeva, kepala Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA).


Laporan terbaru Sekretaris Jenderal PBB tentang UNAMA mencakup perkembangan sejak Desember lalu termasuk dekrit Taliban baru-baru ini dan dampaknya terhadap hak-hak perempuan dan anak perempuan.




&quot;Ini bukanlah perdamaian yang memungkinkan mereka hidup bermartabat dengan hak asasi manusia yang dihormati dan dengan keyakinan akan masa depan yang stabil,&quot; kata Otunbayeva.


Ia menambahkan bahwa penarikan bantuan internasional berdampak &quot;signifikan&quot; pada rakyat Afghanistan.


&quot;Tingkat pertumbuhan ekonomi saat ini tidak dapat mengimbangi penurunan bantuan asing dan pertumbuhan populasi,&quot; katanya.


Otunbayeva mengatakan laporan tersebut juga menyoroti situasi hak asasi manusia, dengan mengatakan tidak ada pelonggaran pembatasan signifikan terhadap perempuan, meskipun ada seruan global dan seruan dari banyak warga Afghanistan.  [ab/ka]

</description>
            <link>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-pbb-hak-hak-perempuan-afghanistan-makin-berkurang/8006223.html</link> 
            <guid>https://www.voaindonesia.com/a/laporan-pbb-hak-hak-perempuan-afghanistan-makin-berkurang/8006223.html</guid>            
            <pubDate>Tue, 11 Mar 2025 07:31:06 +0700</pubDate>
            <category>Asia Pasifik</category><category>Isu Sosial</category><category>Kiprah Perempuan</category><enclosure url="https://gdb.voanews.com/32fc2127-8823-4afd-a706-a2f69c30b6fc_w800_h450.jpg" length="0" type="image/jpeg"/>
        </item>		
        </channel></rss>