Tautan-tautan Akses

AS

Yayasan Clinton Kutip Transparansi Tentang Daftar Donor


Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok).

Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton (Foto: dok).

Daftar donatur mencakup sumbangan antara $10 juta hingga $25 juta dari Arab Saudi, Norwegia, Australia dan Republik Dominika.

Yayasan Clinton Foundation mengatakan pengungkapannya tentang sumbangan negara-negara asing kini dilakukan secara "lebih gencar daripada sebelumnya" saat mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton meluncurkan kampanyenya untuk menjadi presiden pada tahun 2016.

Sementara itu, para pengeritik mempersoalkan keterbukaannya, sambil menyebutkan kemungkinan adanya konflik kepentingan. Dalam pernyataan hari Minggu, penjabat CEO Maura Pally mengatakan, yayasan itu hanya akan menerima sumbangan dari "sejumlah kecil pemerintahan saja."

Daftar donatur mencakup sumbangan antara $10 juta hingga $25 juta dari Arab Saudi, Norwegia, Australia dan Republik Dominika. Kuwait, Irlandia dan Belanda menyumbang antara $5 juta hingga $10 juta, sementara Qatar dan Unit Emirat Arab masing-masing menyumbang antara $1 juta hingga $5 juta, menurut yayasan itu. Clinton tidak terlibat dalam yayasan tersebut sewaktu berkampanye untuk menggantikan Presiden Barack Obama.

Suaminya, Bill Clinton, mendirikan yayasan tadi seusai masa jabatannya sebagai presiden tahun 2001, yang memfokuskan pada berbagai inisiatif, seperti menggalakkan pendidikan, kiprah ekonomibagi wanita dan anak-anak perempuan, perubahan iklim dan penyakit AIDS.

XS
SM
MD
LG