Tautan-tautan Akses

Yunani akan Minta Perpanjangan Pinjaman dari Kreditor Eropa


Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis (kanan) menyambut kedatangan Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem di kantor Komisi Uni Eropa, Brussels (17/2).

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis (kanan) menyambut kedatangan Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem di kantor Komisi Uni Eropa, Brussels (17/2).

Yunani dan mitra-mitranya di Uni Eropa diperkirakan akan kompromi mengenai program utang dana talangan, walaupun para kreditor bersikap keras dan mengeluarkan ultimatum hari Senin di Brussels.

Yunani hari Rabu bersiap-siap meminta perpanjangan hingga enam bulan lagi paket dana talangan saat ini bagi Athena, yang akan berakhir pada 28 Februari.

Pemerintah Yunani telah mengisyaratkan keinginannya memperpanjang perjanjian mengenai pinjaman lebih dari 270 miliar dolar tanpa syarat penghematan yang disetujui oleh pemerintah sebelumnya yang berhaluan kanan-tengah.

Jerman, kreditor utama Eropa, menunjukkan reaksi skeptis, sementara Komisi Eropa menyatakan akan menunggu usulan dari Yunani.

Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan perpanjangan itu tidak boleh diminta jika reformasi yang dijanjikan tidak dijalankan.

Pembicaraan antara para pejabat Yunani dan Eropa gagal menghasilkan terobosan mengenai isu tersebut.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis mengatakan mitra-mitranya dari negara-negara zona Euro bahwa negaranya “siap dan bersedia menerapkan perpanjangan perjanjian pinjaman hingga akhir Agustus, atau jangka waktu lainnya yang mungkin dianggap sesuai oleh kelompok Euro.” Ia mengatakan Yunani juga akan menyepakati “sejumlah syarat yang masuk akal,” tetapi ia tidak merincinya.

Para legislator dari koalisi yang berkuasa di Yunani Selasa menyatakan mereka menginginkan suatu solusi dengan para kreditor internasional, tetapi menegaskan bahwa negara itu tidak bisa “diperas.”

“Yunani tidak menerima ultimatum,” kata Marina Chrysoveloni, seorang anggota parlemen dari partai Yunani Merdeka.

Kedua pihak mengendurkan nada kritikan mereka hari Selasa, dengan mengatakan mereka bersedia melanjutkan pembicaraan. Kompromi adalah apa yang dikehendaki pasar, kata Nikos Kafkas, seorang analis dari Merit Securities di Athena.

Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem, yang mengetuai kelompok zona euro, mengatakan Yunani mempunyai waktu sampai Jumat untuk memohon perpanjangan dana talangan, tetapi mengutarakan kesediaan untuk bekerjasama dengan pemerintah Yunani ke arah persetujuan.

Kalau kompromi atau solusi sementara tidak tercapai, Yunani dapat dipaksa keluar dari zona euro.

XS
SM
MD
LG