Tautan-tautan Akses

Yellen: Kebijakan Suku Bunga AS Harus Responsif


Gubernur Federal Reserve Janet Yellen memberikan AS pidato utama pertamanya tentang kebijakan bank sentral di New York Rabu (16/4).

Gubernur Federal Reserve Janet Yellen memberikan AS pidato utama pertamanya tentang kebijakan bank sentral di New York Rabu (16/4).

Gubernur bank sentral AS Janet Yellen hari Rabu (16/4) mengatakan Federal Reserve atau bank sentral Amerika harus tetap bertekad menyesuaikan kebijakannya untuk merespon berbagai tantangan ekonomi yang tidak terduga.

Dalam pidato utama pertamanya tentang kebijakan 'The Fed', Gubernur Federal Reserve Janet Yellen berusaha menjelaskan pergeseran pedoman Fed mengenai kebijakan suku bunganya yang kadang membingungkan atau menggelisahkan investor. Ia mengatakan berbagai kebijakan Fed tentang suku bunga “harus merespon lika-liku dan perubahan yang signifikan yang mungkin terjadi dalam ekonomi Amerika.”

Ia mengatakan proyeksi Fed akan pertumbuhan ekonomi yang moderat tidak banyak berubah sejak musim gugur lalu kendati dilanda musim dingin yang ekstrem.

Para pejabat Fed masih beranggapan pemulihan ke tingkat lapangan kerja sepenuhnya hanya akan terjadi secara bertahap dalam dua hingga tiga tahun lagi, kata Yellen.

Yellen mengatakan Fed terus menghadapi banyak tantangan untuk menyegarkan lagi pemulihan ekonomi Amerika sejak resesi parah. Bank sentral Amerika itu terus mengurangi pembelian sekuritasnya, yang semula bertujuan membuat suku bunga tetap rendah guna menstimulasi pengeluaran dan pertumbuhan ekonomi.

Tetapi Fed tetap mempertahankan suku bunga jangka pendek patokannya pada level terendah hampir nol persen sejak akhir 2008.

Sementara itu output pabrik-pabrik Amerika bulan lalu terus naik, meneruskan pertumbuhan yang kokoh dari Februari setelah anjlok bulan Januari akibat cuaca dingin ekstrem. Sektor manufaktur memproduksi lebih banyak mebel, garmen, zat-zat kimia dan produk komponen penerbangan.

Bank sentral Amerika hari Rabu mengatakan produksi pabrik naik 0,5 persen bulan Maret setelah kenaikan 1,4 persen Februari. Output manufaktur telah menanjak kuat 2,8 persen dalam 12 bulan ini.

Outout pabrik yang tinggi adalah tanda bertambahnya permintaan dari pebisnis dan konsumen. Pertumbuhan dalam dua bulan ini menunjukkan pemulihan seusai perlambatan akibat musim dingin Desember dan Januari.

Produksi perindustrian secara menyeluruh – termasuk manufaktur, penambangan dan listrik, gas dan air untuk perumahan dan perkantoran – naik 0,7 persen bulan Maret. Pada Februari, produksi perindustrian berekspansi 1,2 persen.
XS
SM
MD
LG