Tautan-tautan Akses

Wina Kembali Jadi Kota Terbaik di Dunia


Pemandangan sungai Danube di Wina, Austria.

Pemandangan sungai Danube di Wina, Austria.

Survei dari perusahaan konsultansi Mercer menunjukkan bahwa Wina memiliki kualitas hidup terbaik di dunia, sementara kota-kota di Jerman dan Swiss juga masuk ke 10 besar.

Wina, ibukota Austria yang elegan di tepi sungai Danube, kembali terpilih menjadi kota yang menawarkan kualitas hidup terbaik di dunia. Baghdad, sekali lagi, menjadi kota terburuk untuk ditinggali.

Perusahaan konsultansi Mercer mengatakan kota-kota Jerman dan Swiss juga menunjukkan kinerja baik dalam pemeringkatan kualitas hidup yang dikeluarkan setiap tahun itu. Zurich, Munich, Duesseldorf dan Frankfurt tetap ada dalam 10 besar.

Survei Mercer membantu perusahaan-perusahaan dan organisasi-organisasi untuk menentukan kompensasi dan tunjangan 'kesusahan' untuk staf internasional. Survei tersebut menggunakan puluhan kriteria, seperti stabilitas politik, layanan kesehatan, pendidikan, tingkat kejahatan, rekreasi dan transportasi.

Dengan populasi 1,7 juta, Wina ada di tempat teratas untuk enam tahun berturut-turut, karena percaturan budaya yang dinamis serta layanan kesehatan komprehensif dan biaya perumahan yang moderat.

Sistem transportasi publik yang ekstensif di ibukota Austria itu hanya berharga 1 euro (Rp 14.500) per hari untuk kartu tahunan. Kedai-kedai kopi, arsitektur, istana, opera dan lembaga-lembaga budaya dari era Habsburg membuatnya menjadi tujuan pariwisata utama.

Eropa memiliki tujuh dari 10 kota teratas dalam survei 2015 tersebut. Selandia Baru, Australia dan Kanada masing-masing memiliki satu kota di 10 besar.

Ibukota Irak, Baghdad, kembali mendapat peringkat terbawah di dunia. Gelombang kekerasan sektarian telah menyapu kota itu sejak invasi yang dipimpin Amerika pada 2003.

XS
SM
MD
LG