Tautan-tautan Akses

WikiLeaks: Tekanan Dalam Negeri Hambat Kesepakatan Nuklir Iran


Presiden Mahmoud Ahmadinejad tidak mendapatkan dukungan cukup di dalam negeri untuk pertukaran bahan bakar nuklir.

Presiden Mahmoud Ahmadinejad tidak mendapatkan dukungan cukup di dalam negeri untuk pertukaran bahan bakar nuklir.

Presiden Ahmadinejad menginginkan perjanjian pertukaran bahan bakar nuklir lebih setahun lalu namun mendapat banyak tentangan.

Kawat diplomatik Amerika yang bocor mengungkapkan bahwa presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad menginginkan perjanjian pertukaran bahan bakar nuklir, lebih dari setahun lalu namun mendapat tekanan dalam negeri dari para politisi yang menganggap hal itu sebagai suatu “kekalahan”.

Kawat yang dipasang di situs WikiLeaks hari Selasa itu menunjukkan pertemuan tahun 2009 antara utusan senior Amerika dan Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu.

Menteri Luar Negeri Turki mengatakan Pemerintah Iran bersedia untuk melakukan pengaturan pertukaran bahan bakar, namun Ahmadinejad perlu menjaga persepsi umum karena ia menghadapi “tekanan besar” di dalam negeri.

Davutoglu juga menyarankan agar Iran lebih mempercayai Amerika untuk mengirim bahan bakar nuklir dari pada Russia yang membantu membangun fasilitas nuklir Iran.

Amerika, salah satu pengecam keras program nuklir Iran mengatakan fasilitas itu digunakan untuk membuat senjata. Iran mengatakan programnya hanya bertujuan damai.

XS
SM
MD
LG