Tautan-tautan Akses

WHO: Infeksi Ebola di Liberia Berkurang


Warga Liberia yang menderita gejala ebola menunggu pemeriksaan di sebuah rumah sakit di Monrovia (24/10).

Warga Liberia yang menderita gejala ebola menunggu pemeriksaan di sebuah rumah sakit di Monrovia (24/10).

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) hari Rabu (29/10) mengatakan bahwa laju penularan Ebola di Liberia tampaknya berkurang.

Dokter Bruce Aylward, asisten direktur-jendral Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), mengatakan tren itu mungkin nyata tetapi wabah saat ini masih jauh dari usai. Aylward mengatakan jumlah infeksi baru di Liberia menurun sekitar 25 persen per minggu, tapi ia mengingatkan “ini bukan saatnya untuk lengah.”

Sementara itu, Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel telah menyetujui proses pemantuan ketat yang mirip karantina terhadap semua tentara Amerika yang pulang dari misi penanggulangan Ebola di Afrika Barat.

Presiden Amerika Barack Obama hari Rabu bertemu tim kesehatan dan tim keamanan nasionalnya tentang respons pemerintah Amerika terkait Ebola.

Hari Selasa, Presiden Obama mengatakan Amerika telah meningkatkan jumlah unit pengobatan Ebola dan tim penguburan mayat korban Ebola, telah memperluas saluran pekerja dan peralatan medis sejak bulan Agustus, serta telah melancarkan kampanye pendidikan yang agresif tentang Ebola.

Lebih dari 13.600 orang telah terjangkit Ebola tahun ini, paling parah di Liberia, Guinea dan Sierra Leone.

XS
SM
MD
LG