Tautan-tautan Akses

WHO: Imunisasi Global Turun Drastis Tahun Ini

  • Carol Pearson

Bayi di Somalia menangis setelah menerima vaksin lima dalam satu melawan beberapa penyakit yang berpotensi fatal, di sebuah klinik di Mogadishu. (AP/Ben Curtis)

Bayi di Somalia menangis setelah menerima vaksin lima dalam satu melawan beberapa penyakit yang berpotensi fatal, di sebuah klinik di Mogadishu. (AP/Ben Curtis)

WHO mengatakan 1,5 juta anak-anak kemungkinan besar akan mati akibat penyakit-penyakit yang dapat dicegah, seperti polio, campak dan tetanus.

Peperangan, penyakit, bahkan pilihan pribadi telah membuat anak-anak di seluruh dunia, di negara kaya maupun miskin, kurang mendapat imunisasi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kemajuan menuju target-target vaksinasi global untuk tahun ini keluar jauh dari jalur.

"Satu dari lima anak tidak mendapatkan imunisasi rutin," ujar Dr. Jean-Marie Okwo-Bele, ahli kesehatan publik dari WHO.

Secara praktis, hal itu berarti bahwa 1,5 juta anak-anak kemungkinan besar akan mati akibat penyakit-penyakit yang dapat dicegah, seperti polio, campak dan tetanus.

Baru pertengahan April program-program imunisasi dimulai lagi di negara-negara yang terkena wabah Ebola di Afrika Barat. WHO mengatakan sebagian besar anak-anak yang terlewat imunisasinya tinggal di negara-negara termiskin di dunia.

Namun beberapa tinggal di negara-negara kaya seperti Amerika Serikat. AS menghadapi wabah campak yang dimulai di taman bermain Disneyland di California Desember lalu dan berakhir dampai pertengahan April. Campak dapat mematikan, dan juga mengakibatkan kebutaan, hilangnya pendengaran dan kerusakan otak permanen.

Namun beberapa orangtua sedang melobi atas hak untuk vaksinasi. Banyak orang-orangtua seperti itu khawatir vaksin-vaksin dapat menyebabkan autisme, meskipun beberapa studi menunjukkan bahwa hal itu tidak benar.

Positifnya, rakyat Amerika sekarang bebas rubella, penyakit akibat virus yang mirip dengan campak, menurut Pan American Health Organization, yang merupakan bagian dari WHO.

Who bertujuan menghapus rubella dari wilayah lain pada akhir tahun ini dan menggandakan upaya-upayanya untuk menjamin lebih banyak anak mendapatkan vaksinasi yang mereka perlukan untuk tetap sehat dan menjalani hidup yang produktif.

XS
SM
MD
LG