Tautan-tautan Akses

Wartawan Al Jazeera Dibebaskan, Tunggu Peradilan Ulang di Mesir


Jurnalis Al Jazeera Mohamed Fahmy berbicara dengan hakim di pengadilan di Kairo (12/2). (Reuters/Asmaa Waguih)

Jurnalis Al Jazeera Mohamed Fahmy berbicara dengan hakim di pengadilan di Kairo (12/2). (Reuters/Asmaa Waguih)

Ia memberi uang jaminan US$33 ribu setelah keputusan pengadilan untuk mengizinkannya keluar dari penjara dengan bebas.

Wartawan Al Jazeera warga Kanada Mohamed Fahmy telah dibebaskan dari penjara Mesir, menunggu peradilan ulang.

Saudara Fahmy menulis di Twitter bahwa ia dibebaskan Jumat pagi (13/2) setelah lebih setahun dalam penjara. Ia memberi uang jaminan US$33 ribu setelah keputusan pengadilan untuk mengizinkannya keluar dari penjara dengan bebas.

Tidak jelas apakah wartawan Al Jazeera yang seorang lagi, Baher Mohammed, juga akan dibebaskan.

Fahmy meringkuk lebih dari 400 hari dalam tahanan setelah ia didakwa dengan terorisme karena dituduh menyediakan mimbar bagi Ikhwanul Muslimin, yang sekarang dinyatakan sebagai organisasi teroris.

Sidang pengadilan Fahmy yang berikut adalah tanggal 23 Februari. Ia harus melapor ke kantor polisi setiap hari sampai tanggal tersebut.

Peter Greste, warga Australia, yang diadili bersama kedua rekannya, telah dideportasi ke Australia dua minggu lalu.

XS
SM
MD
LG