Tautan-tautan Akses

Warren Buffett: Berhenti ‘Manjakan’ Milyarder AS dengan Keringanan Pajak


Milyarder AS Warren Buffett mendesak dihapuskannya keringanan pajak bagi warga terkaya AS.

Milyarder AS Warren Buffett mendesak dihapuskannya keringanan pajak bagi warga terkaya AS.

Milyarder AS Warren Buffett mengatakan, warga terkaya AS telah 'dimanjakan' cukup lama oleh Kongres AS dengan keringanan pajak.

Orang kedua terkaya di Amerika, investor Warren Buffett mengulangi permohonannya kepada pemerintah untuk memungut lebih banyak pajak dari warga sangat kaya sebagai salah satu cara untuk memotong defisit dan hutang negara.

Menulis di The New York Times edisi Senin, Buffett mengatakan, "Warga Amerika paling kaya telah dimanjakan cukup lama oleh Kongres yang ramah terhadap para milyarder.”

Buffett yang memiliki kekayaan bersih sebesar 45 miliar dolar Amerika mengatakan tahun lalu ia membayar pajak federal senilai hampir 7 juta dolar, tetapi itu adalah 17,4 persen saja dari pendapatannya dan merupakan persentase lebih rendah dibandingkan pegawai-pegawainya yang berpenghasilan lebih rendah.

Buffett, bersama pendiri Microsot Bill Gates, meluncurkan kampanye “Giving Pledge” di Amerika bulan Juni tahun lalu. Kampanye "Giving Pledge" ini untuk meyakinkan kelompok warga terkaya di Amerika agar bersedia menyumbangkan sebagian kekayaan mereka untuk berbagai tujuan amal, baik semasa mereka masih hidup atau setelah mereka meninggal dunia.

Namun, Bill Gates dan Warren Buffett juga menegaskan bahwa mereka tidak akan menekan atau memaksa siapapun untuk mendermakan sebagian kekayaannya.

XS
SM
MD
LG