Tautan-tautan Akses

Warga Malaysia Tuntut Reformasi Kebijakan Pemilu


Puluhan ribu warga Malaysia turun ke jalan-jalan besar di Kuala Lumpur, menuntut reformasi pemilu (28/4).

Puluhan ribu warga Malaysia turun ke jalan-jalan besar di Kuala Lumpur, menuntut reformasi pemilu (28/4).

Sekurangnya 25.000 demonstran memadati kota-kota terbesar di Malaysia menjelang pemilu nasional, menuntut perubahan dalam kebijakan pemilu.

Demonstrasi tersebut merupakan demonstrasi jalanan terbesar di Malaysia dalam sepuluh tahun terakhir.

Sekurangnya 25.000 demonstran berdesakan melewati barikade kawat berduri selagi mereka menuju Lapangan Kemerdekaan yang dijaga ketat, menentang larangan mengadakan demonstrasi di lapangan di ibukota itu.

Para demonstran yang mengenakan kaos berwarna kuning turun ke jalan-jalan di pusat kota Kuala Lumpur berkumpul dekat lapangan umum yang sudah dikelilingi kawat berduri dan barikade.

Para aktivis mengklaim Komisi Pemilu berat sebelah dan koalisi Perdana Menteri Najib Razak yang sudah berkuasa lebih dari 50 tahun akan diuntungkan secara tidak adil dalam pemilu yang bisa diselenggarakan sekitar bulan Juni.

Polisi Malaysia menembakkan gas air mata dan tembakan air ke arah puluhan ribu demonstran yang membanjiri pusat kota Kuala Lumpur hari Sabtu menuntut reformasi pemilu.

Polisi juga membarikade beberapa tempat di kota itu, tapi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim sebelumnya mengatakan demonstran bermaksud menuju lapangan itu.

Pihak berwenang mengatakan kelompok oposisi yang mengorganisir demonstrasi itu tidak berhak menggunakan lapangan Kemerdekaan, tempat simbolis dimana parade-parade dan perayaan penting diadakan.
XS
SM
MD
LG