Tautan-tautan Akses

Warga Xinjiang Wajib Serahkan Paspor ke Polisi


Bagian dalam sebuah masjid di Xinjiang, China.
Bagian dalam sebuah masjid di Xinjiang, China.

Wilayah yang berbatasan dengan Pakistan, Afghanistan dan India barat laut itu dianggap sebagai garis depan dalam perang China melawan terorisme dan ekstremisme agama.

Polisi telah menyita paspor warga provinsi Xinjiang, China barat laut, dengan alasan untuk memerangi terorisme.

"Siapa saja yang membutuhkan paspor harus mengajukan aplikasi ke kantor polisi," kata seorang pejabat polisi kepada surat kabar Global Times.

Tapi dia meyakinkan warga bahwa orang yang tanpa latar belakang kriminal tidak akan terpengaruh dan dengan mudah bisa mendapatkan paspor mereka kembali jika mereka hendak melakukan perjalanan.

Namun, kata Global Times, yang memiliki catatan kriminal atau dicurigai mungkin tidak bisa pergi ke luar negeri

Human Rights Watch mengutuk kebijakan baru itu dalam sebuah pernyataan, mengklaim bahwa tidak ada ancaman terhadap pemerintah yang mendasari tindakan polisi tersebut.

Banyak dari minoritas Muslim di Xinjiang mengatakan mereka menghadapi diskriminasi. Selain kebijakan baru itu, mendapatkan paspor lebih sulit di Xinjiang daripada di daerah lain di China, mengingat kampanye anti-teroris Beijing di sana.

Xinjiang memiliki populasi Muslim yang besar. Wilayah yang berbatasan dengan Pakistan, Afghanistan dan India barat laut itu dianggap sebagai garis depan dalam perang China melawan terorisme dan ekstremisme agama. [ps/al]

XS
SM
MD
LG