Tautan-tautan Akses

Warga Turki Turun ke Jalan Dukung Presiden Erdogan


Warga Turki memenuhi Lapangan Taksim di pusat kota Istanbul untuk meneriakkan dukungan bagi Presiden Tayyip Erdogan, Sabtu (16/7).

Warga Turki memenuhi Lapangan Taksim di pusat kota Istanbul untuk meneriakkan dukungan bagi Presiden Tayyip Erdogan, Sabtu (16/7).

Ribuan warga Turki berkumpul memenuhi lapangan Kizilat di Ankara, pusat kota Istanbul dan di kota pesisir Izmir hari Sabtu (16/7), meneriakkan dukungan bagi Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemerintahannya, setelah ada usaha kudeta yang gagal oleh militer negara itu.

Massa melambai-lambaikan bendera pada demonstrasi larut malam dan meneriakkan tekad mereka untuk mencegah apa pun atau siapa pun memecah-belah negara.

Sementara itu, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada pemerintah Amerika agar mengekstradisi ulama Muslim yang tinggal dalam pengasingan di Amerika, yang katanya bertanggung jawab atas upaya kudeta itu.

"Saya katakan: Serahkan orang yang berada di Pennsylvania itu (Fethullah Gulen) kepada Turki. Saya menyerukan kepada Amerika, kalau kita adalah mitra strategis, kalau kita adalah mitra teladan, patuhi permintaan kami, karena kami telah menyerahkan tiap tersangka teroris yang Anda minta," tegas Erdogan.

Ulama berusia 75 tahun Fethullah Gulen, yang telah tinggal di Amerika Serikat sejak sebelum Erdogan berkuasa, mengutuk kudeta itu dan membantah tuduhan bahwa dia terlibat dalam pemberontakan militer tersebut.

Dalam kunjungan hari Minggu (17/7) ke Luksemburg, Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan Amerika belum menerima permintaan ekstradisi resmi dari Turki.

"Kami mengantisipasi sepenuhnya bahwa akan ada pertanyaan tentang Gulen dan jelas kami mengundang pemerintah Turki, seperti yang selalu kami lakukan untuk menunjukkan bukti yang sah atas keterlibatan Gulen yang bisa dipertanggungjawabkan dan Amerika akan memeriksanya, dan membuat keputusan tentang hal itu dengan tepat," kata Kerry.

Para pejabat Turki telah menangkap para hakim dan pejabat militer sehubungan dengan usaha kudeta tersebut.

Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan sekitar 6.000 orang telah ditahan dan jumlah itu akan bertambah. [sp/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG