Tautan-tautan Akses

AS

Warga Kristen Kulit Putih Tak Lagi Jadi Mayoritas di AS


Jemaat berdoa di sebuah gereja Katolik di New York.

Jemaat berdoa di sebuah gereja Katolik di New York.

Lanskap Amerika kini berubah. Kristen kulit putih, yang tadinya merupakan mayoritas di mana-mana di AS, sekarang menjadi minoritas di 19 negara bagian.

Pria Kristen kulit putih telah lama menjadi pemeran utama dalam politik dan budaya Amerika Serikat. Dari ke-43 presiden AS, kecuali Barack Obama, semuanya adalah Kristen kulit putih.

Namun lanskap Amerika kini berubah. Kristen kulit putih, yang tadinya merupakan mayoritas di mana-mana di AS, sekarang menjadi minoritas di 19 negara bagian, menurut Lembaga Riset Agama Publik (PRRI).

Survei PRRI mendefinisikan "Kristen kulit putih" sebagai Protestan penginjil, Protestan, Katolik dan Kristen Orthodoks yang menggambarkan dirinya sebagai "kulit putih, non-Hispanik."

Survei itu juga menemukan bahwa Amerika Serikat tidak lagi menjadi mayoritas negara Protestan. Pada 2014, hanya 47 persen warga Amerika yang mengidentifikasi dirinya sebagai Protestan.

"Semakin banyak orang yang dibesarkan secara Protestan sekarang tidak berafiliasi dengan agama apapun, dan digabungkan dengan pergeseran-pergeseran etnis, ada penurunan jumlah Protestan di seluruh negeri," ujar Robert P. Jones, CEO of the PRRI.

Pergeseran-pergeseran etnis itu termasuk meningkatnya jumlah warga kulit non-putih Katolik. Umat Katolik Amerika semakin banyak diwarnai warga Hispanik, dan para penginjil melihat semakin banyak jemaat non-kulit putih.

Meski 76 persen warga Amerika terus mengidentifikasi dirinya dengan keyakinan Kristen, ada peningkatan populasi agama-agama non-Kristen dan non-Yahudi. Lima persen warga negara tersebut adalah Muslim, Budhis, Hindu, atau agama lannya.

"Pemikiran tahun 1950an mengenai Amerika sebagai Protestan, Katolik dan Yahudi tidak akan lagi memadai di masa yang akan datang. Lanskapnya semakin jauh lebih rumit," ujar Jones.

Menambah kompleksitas itu adalah meningkatnya jumlah warga Amerika yang menggambarkan diri mereka sebagai tidak berafiliasi dengan agama apapun. Ada yang disebut dengan "wilayah non-gereja" sepanjang barat laut Pasifik sampai negara-negara bagian Alaska, Oregon dan Washington. Ada begitu banyak orang yang tidak mengidentifikasi dirinya dengan agama tertentu sehingga "tidak terafiliasi dengan agama" merupakan kelompok agama terbesar di 13 negara bagian, termasuk Vermont dan New Hampshire.

Data PRRI didapat dari informasi berdasarkan 50.000 wawancara telepon tahunan.

Berikut adalah persentase Kristen kulit putih di 19 negara bagian:

1. Hawaii – 20%
2. California – 25%
3. New Mexico – 33%
4. Nevada – 36%
5. New York – 37%
6. Alaska – 37%
7. Texas – 37%
8. Maryland – 38%
9. Arizona – 38%
10. Washington – 42%
11. Florida – 42%
12. Oregon – 43%
13. New Jersey – 43%
14. Colorado – 44%
15. Illinois – 46%
16. Georgia – 46%
17. Vermont – 47%
18. Delaware – 48%
19. Louisiana – 49

XS
SM
MD
LG