Tautan-tautan Akses

Warga Korea Utara dan Selatan Bertemu dalam Reuni Hari Kedua


Yoo Youn-shick, 92, dari Korea Selatan, menari bersama keponakan-keponakannya dari Korea Utara dalam makan malam reuni keluarga di resor Diamond Mountain di Korea Utara (20/2). (AP/Yonhap, Lee Ji-eun)

Yoo Youn-shick, 92, dari Korea Selatan, menari bersama keponakan-keponakannya dari Korea Utara dalam makan malam reuni keluarga di resor Diamond Mountain di Korea Utara (20/2). (AP/Yonhap, Lee Ji-eun)

Keluarga-keluarga yang terpisah itu hanya diberi waktu hingga Sabtu untuk bertemu, pada waktu reuni babak kedua akan dimulai.

Keluarga-keluarga Korea Utara dan Korea Selatan yang terpisah selama enam dekade akibat Perang Korea melewatkan waktu lebih banyak untuk mengakrabkan diri pada hari kedua reuni yang mengharukan.

Delapan puluh dua warga Korea Selatan dan 180 warga Korea Utara dijadwalkan untuk melewatkan sebagian waktu mereka Jumat (21/2) di kamar-kamar hotel mereka di kawasan wisata Gunung Kumgang, Korea Utara, menghindari incaran para wartawan.

Pada Kamis, kamera-kamera televisi merekam peristiwa ketika orang-orang yang berusia lanjut itu menangis sambil saling berpelukan, bertukar hadiah dan foto-foto anggota keluarga yang tidak pernah mereka kenal.

Kedua Korea secara teknis masih berperang setelah konflik mereka pada 1950an. Kedua pemerintah Korea tidak mengizinkan korespondensi antarwarga di kedua negara itu, dan sedikit sekali saluran-saluran penghubung yang ada.

Keluarga-keluarga yang terpisah itu hanya diberi waktu hingga Sabtu untuk bertemu, pada waktu reuni babak kedua akan dimulai. Banyak yang menyatakan bahwa kesempatan ini mungkin merupakan yang terakhir kalinya bagi mereka untuk bertemu atau berbicara dengan kerabat mereka.
XS
SM
MD
LG