Tautan-tautan Akses

Warga Indonesia Doakan Korban Penikaman di Hong Kong


Jumiati (kedua kiri) sepupu dan Susiati (ketiga kiri), sahabat Sumarti Ningsih menghadiri doa bersama bagi dua perempuan Indonesia yang ditemukan tewas ditikam di sebuah apartemen mewah.
Jumiati (kedua kiri) sepupu dan Susiati (ketiga kiri), sahabat Sumarti Ningsih menghadiri doa bersama bagi dua perempuan Indonesia yang ditemukan tewas ditikam di sebuah apartemen mewah.

Lebih dari 100 warga Indonesia di Hong Kong mengadakan doa bersama dan menuntut keadilan bagi dua perempuan Indonesia yang ditemukan tewas ditikam di sebuah apartemen mewah.

Tampak di antara peserta doa tersebut saudara sepupu dan kawan korban Sumarti Ningsih usia 25 tahun.

Karyawan Bank Inggris, Rurik George Caton telah dituduh membunuh Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih usia 29 tahun. Caton belum mengajukan pernyataan bersalah atau tidak bersalah.

Jumiati, saudara sepupu Sumarti mengatakan ia terakhir bertemu Sumarti bulan Agustus di desanya di Indonesia. Ia mengatakan ia menelpon polisi sekitar satu minggu lalu untuk melaporkan bahwa Sumarti hilang dan kemudian ia diminta untuk mengenali Jenazahnya.

Seperti Sumarti, banyak diantara yang hadir dalam doa tersebut datang ke Hong Kong sebagai pembantu rumah tangga.

XS
SM
MD
LG