Tautan-tautan Akses

AS

Warga Boston Kenang Korban Pemboman yang Tewas


Presiden Obama memberikan pidato pada acara penghormatan lintas agama bagi para korban di Katedral Holy Cross di Boston, Massachusetts (18/4).

Presiden Obama memberikan pidato pada acara penghormatan lintas agama bagi para korban di Katedral Holy Cross di Boston, Massachusetts (18/4).

Presiden Obama ikut menghadiri acara penghormatan lintas agama bagi para korban di Katedral Holy Cross di Boston, Massachusetts, Kamis (18/4).

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan tekad bangsa merupakan “pembalasan terbesar” bagi para teroris yang bertanggung jawab atas dua ledakan mematikan pada Marathon Boston hari Senin.

Presiden Obama memberitahu para hadirin acara penghormatan lintas agama bagi para korban di Katedral Holly Cross di Boston, Massachusetts bahwa kota itu telah mengingatkan warga Amerika untuk “maju terus” dan “tabah”.

Ia memohon kepada Tuhan untuk menjaga mereka yang kehilangan orang-orang yang dikasihi dalam tragedi itu dan memperingatkan siapa saja yang bertanggung jawab akan diadili.

Pemain cello Amerika, Yo-Yo Ma mengisi katedral itu dengan melodi musik yang indah dan khidmat. Kardinal Boston Sean O'Malley dan Gubernur Massachusetts Deval Patrick juga berpidato dalam upacara itu.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan Presiden Obama selagi di Boston bertemu dengan para keluarga mereka yang tewas atau cedera bersama-sama dengan pemberi bantuan pertama pada tragedi itu.

Para penegak hukum masih sibuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas bom-bom itu dari bukti-bukti video dan foto. FBI hari Kamis (18/4) telah merilis foto dan video dua tersangka yang dicurigai sebagai pelaku peledakan di marathon Boston.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano memberitahu Komisi Keamanan Dalam Negeri di DPR Amerika bahwa FBI sedang mencari orang-orang yang mungkin terlibat yang tampak di video dari Marathon Boston tanpa menyebut mereka sebagai tersangka.
XS
SM
MD
LG