Tautan-tautan Akses

Warga AS Cemas atas Usulan Pajak Belanja Online


Pengguna internet AS harap-harap cemas dengan RUU mengenai pajak penjualan online yang dibahas oleh Kongres AS (foto: dok).

Pengguna internet AS harap-harap cemas dengan RUU mengenai pajak penjualan online yang dibahas oleh Kongres AS (foto: dok).

Pengguna internet Amerika yang kerap berbelanja secara online kini harap-harap cemas dengan RUU yang sedang dibahas anggota legislatif mengenai pajak penjualan online.

RUU pajak penjualan online mendukung negara-negara bagian mensyaratkan pengecer online menarik pajak penjualan negara bagian dan lokal untuk pembelian yang dilakukan lewat internet.

Berdasarkan UU yang ada sekarang, negara bagian hanya mewajibkan toko-toko menarik pajak penjualan apabila bangunan fisik toko itu berada di negara bagian tersebut. Akibatnya banyak penjualan online tidak kena pajak dan sangat menguntungkan pengecer di internet dibandingkan toko riil.

Beberapa hari lalu, Senat melakukan voting 74 lawan 20 untuk membahas RUU itu. Jika dukungan terus berlanjut Senat bisa mensahkan RUU itu dalam minggu ini.

Para pendukung RUU itu mengatakan RUU tersebut adil bagi usaha dan pendapatan pajak negara bagian yang hilang. Para penentangnya mengatakan RUU itu akan memberlakukan peraturan rumit pada pengecer yang tidak mendapat perlindungan cukup terutama bagi usaha kecil. Usaha yang berpendapatan kurang dari satu juta dolar dalam setahun akan dikecualikan.

Pimpinan dan CEO Federasi Pengecer Nasional Matthew Shay mengatakan, sementara toko-toko yang berbasis di masyarakat bersaing mendapat pelanggan dalam banyak hal termasuk layanan dan seleksi, toko-toko itu tidak bisa bersaing dalam pajak penjualan. Kongres perlu membahas perbedaan ini.

Di banyak negara bagian, pembeli diwajibkan membayar pajak penjualan yang terutang sewaktu belanja online pada saat mempersiapkan pajak pendapatan negara bagian mereka. Namun negara-negara bagian mengeluhkan hanya sedikit yang mematuhinya. (Associated Press).

Presiden Barack Obama mendukung RUU itu. Pemerintahnya mengatakan RUU itu akan membantu memulihkan dana yang diperlukan bagi pendidikan, polisi dan pemadam kebakaran, jalan-jalan dan jembatan serta layanan kesehatan.

Tapi nasib RUU itu belum jelas di DPR dimana sebagian pihak Republik menganggapnya sebagai kenaikan pajak.

Direktur Eksekutif Asosiasi Gubernur, Dan Crippen mengatakan banyak gubernur negara bagian, baik dari partai Republik dan Demokrat telah melobi pemerintah pusat selama bertahun-tahun untuk mendapat otoritas mengenakan pajak penjualan online. Upaya itu makin meningkat ketika pendapatan pajak negara bagian turun karena resesi dan lambannya pemulihan ekonomi.

Masalah ini semakin parah untuk negara-negara bagian selagi semakin banyak orang melakukan pembelian secara online. Departemen Perdagangan Amerika memperkirakan tahun lalu penjualan lewat internet di Amerika mencapai total 226 milyar dolar, naik hampir 16 persen dari tahun sebelumnya.

Beberapa pengecer besar online seperti Amazon dan Best Buy mendukung RUU ini.

Edward Williams analis BMO Capital Market, mengamati sikap pengecer online ini

Edward Williams mengatakan, Amazon mulai bersikap seperti ini karena mendapat tekanan luar biasa untuk mulai menarik pajak penjualan secara online, dan tujuan Amazon adalah kalau Amazon harus mengenakan pajak penjualan maka semua pengecer online juga demikian.

Namun, eBay menganjurkan pelanggannya untuk menentang RUU ini, karena menganggapnya ide buruk yang tidak seharusnya membebani usaha kecil.

RUU ini juga ditentang oleh senator yang berasal dari negara bagian yang tidak menerapkan pajak penjualan seperti Senator Max Baucus dari Montana dan Ron Wyden dari Ohio, keduanya dari Partai demokrat.

Senator Max Baucus berpendapat RUU ini tidak membantu usaha untuk berkembang dan merekrut lebih banyak pegawai, sebaliknya mempekerjakan pengacara dan akuntan untuk menghadapi beban dokumen dan menambah keruwetan aturan pajak dan penyerahan di berbagai negara bagian. Tapi Senator Dick Durbin dari Illinois berpendapat penyediaan piranti lunak oleh negara bagian akan memudahkan para pengecer untuk mematuhinya.
XS
SM
MD
LG