Tautan-tautan Akses

Warga AS Anggota ISIS Menyerah kepada Pasukan Kurdi


Mohamed Jamal Khweis, tersangka anggota ISIS yang mengaku warga Amerika, yang ditangkap oleh pasukan Kurdi di Irak utara (14/3).

Mohamed Jamal Khweis, tersangka anggota ISIS yang mengaku warga Amerika, yang ditangkap oleh pasukan Kurdi di Irak utara (14/3).

Seorang warga Amerika anggota ISIS telah menyerah kepada pasukan Peshmerga Kurdi di Irak utara, dekat kota Sinjar.

Sarbaz Hama Amin, seorang komandan Peshmerga Kurdi di Irak, mengatakan kepada VOA pasukannya memperhatikan tersangka ketika melakukan patroli hari Senin (14/3).

“Lasykar Peshmerga kami yang berpatroli di garis depan mengatakan mereka melihat sesuatu yang tidak biasa dan mulai menembakinya. Benda tersebut menghilang setelah kami menembaknya tetapi Peshmerga kami mulai mencarinya. Setelah hari menjadi terang setelah pukul 5 pagi, ia berteriak kepada kami dan memberitahu kami dalam Bahasa Inggris, “siapa yang dapat berbicara kepada saya? Saya ingin mendatangi anda.” Tetapi Peshmerga kami tidak mengerti Bahasa Inggris,” kata Amin.

“Ia berbicara sedikit Bahasa Arab dan menanya apakah ada orang yang dapat berbicara Bahasa Inggris. Setelah Peshmerga memastikan ia tidak membawa bom, kami menangkapnya dan membawanya ke kamp di mana ia mengatakan ia ingin menyerah,” tuturnya.

Amin menambahkan bahwa tersangka memberitahu mereka bahwa ayahnya adalah orang Palestina dan ibunya orang Irak dari Mosul.

Sebuah gambar SIM Virginia tersangka yang dikirim ke VOA, menunjukkan indetitasnya bernama Mohamed Jamal Khweis.

“Lasykar tersebut kemungkinan datang dari kota Talafar yang dikuasai ISIS karena tempat itu adalah garis depan yang terdekat ke kami,” kata Amin. “Ia mempunyai uang Turki dan sebagian dolar. ia juga mempunyai kartu kredit visa dan SIM Amerika.

Di Washington, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan “Kami mengetahui adanya laporan bahwa seorang warga Amerika yang dituduh lasykar ISIS telah ditangkap oleh pasukan Peshmerga di Irak utara. Kami telah berhubungan dengan pihak berwenang Irak dan Kurdi untuk menentukan kebenaran laporan ini." [gp]

XS
SM
MD
LG