Tautan-tautan Akses

Wapres AS Imbau Ekonomi China Lebih Terbuka


Wapres AS Joe Biden (kanan) memberikan pidato saat membuka Dialog Strategis dan Ekonomi Tahunan AS – China di Washington, Rabu (10/7).

Wapres AS Joe Biden (kanan) memberikan pidato saat membuka Dialog Strategis dan Ekonomi Tahunan AS – China di Washington, Rabu (10/7).

Para pejabat Amerika dan China telah resmi membuka Dialog Strategis dan Ekonomi Tahunan Amerika – China di Washington mulai hari Rabu (10/7).

Menteri Luar Negeri John Kerry dan Menteri Keuangan Jack Lew memimpin delegasi Amerika dalam Dialog Strategis dan Ekonomi. Wakil Presiden Joe Biden membuka pertemuan tersebut dengan menyampaikan komentar hari Rabu, mengimbau China supaya menjadi negara yang lebih terbuka:

"Kemakmuran merupakan hal terbaik apabila pemerintah memungkinkan tidak hanya pertukaran barang tetapi juga pertukaran bebas tentang ide-ide. Inovasi hanya bisa tumbuh subur di negara dengan perekonomian dan masyarakat terbuka. Itu merupakan modal keberhasilan dalam abad ke-21," ujar Biden.

China diwakili oleh Penasihat Negara Yang Jiechi dan Wakil Perdana Menteri Wang Yang. Wakil Perdana Menteri Wang Yang mengatakan dialog ini telah mendorong hubungan Amerika-China lebih lanjut:

Wang Yang mengatakan, "Sejarah dunia menunjukan negara, bahwa dialog itu lebih baik daripada konfrontasi dan debat lebih baik daripada perang. Sebelum China dan Amerika mengukuhkan hubungan diplomatik, kedua negara itu tidak melakukan kontak apapun dan sering kali saling menuduh dan melecehkan satu sama lain tanpa benar-benar saling bertemu. Saya tidak tahu bagaimana orang Amerika menyebut orang China, preman-preman komunis mungkin? saya tidak tahu."

Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan pembicaraan ini tidak hanya penting bagi Amerika dan China, tetapi juga bagi seluruh dunia. Ia memperkirakan upaya ini akan tetap dipertahankan pada masa mendatang:

Kerry mengatakan, "Lama setelah kita-kita telah meletakkan jabatan, China dan Amerika akan terus melanjutkan upayanya sepanjang abad ini dengan memberi contoh bahwa kedua negara dengan perekonomian terkuat, kedua negara dengan jangkauan global terbesar dan kemampuan terbesar, telah mampu mempengaruhi kehidupan di planet ini ke arah yang lebih baik."

Dialog, yang kini memasuki tahun kelima, merupakan kesempatan teratur bagi Amerika dan China untuk membahas, dan sering kali berkesempatan langsung menangani berbagai isu, apakah itu tentang kerjasama atau perselisihan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Menjelang pembicaraan dua hari, muncul himbauan bagi Amerika untuk jelas-jelas menyampaikan kekhawatiran tentang pelaksanaan HAM di China - topik yang sangat sensitif bagi China.
XS
SM
MD
LG