Tautan-tautan Akses

AS

Wall Street Bisa Dorong Pertumbuhan Main Street


Seorang warga melintasi patung banteng dekat Wall Street di Distrik Finansial kota New York (foto: dok).

Seorang warga melintasi patung banteng dekat Wall Street di Distrik Finansial kota New York (foto: dok).

Pertumbuhan di bursa saham dapat membantu menstimulasi sektor riil, yang saat ini masih tersendat-sendat perkembangannya.

Indeks Dow Jones bertumbuh 17 persen selama setahun terakhir, sementara S&P 500 naik 19 persen sejak tahun lalu.

Lantai bursa Wall Street kembali menarik investor yang semula enggan, karena masih tak yakin dengan arah perbaikan ekonomi Amerika.

Mantan Menteri Keuangan AS Robert yang menjabat pada masa pemerintahan Presiden Bill Clinton, berbicara pada sebuah panel di Aspen Ideas Festival 2013.

Mantan Menteri Keuangan AS Robert yang menjabat pada masa pemerintahan Presiden Bill Clinton, berbicara pada sebuah panel di Aspen Ideas Festival 2013.

"Reaksi pasar adalah sebuah gejala psikologis, yang mencerminkan dengan ekstrim sentimen positif maupun negatif," tutur Robert Rubin, mantan Menkeu AS pada sebuah panel yang membahas "What Do the Markets Tell Us about Our Economy?" di ajang Aspen Ideas Festival 2013.

Lalu ke manakah sentimen psikologis tersebut mengarah? Data di luar Wall Street tampak tak sejalan dengan euforia di lantai bursa.

Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) kuartal pertama 2013 mengecewakan, dan tingkat pengangguran masih terlalu tinggi.

Jawabannya: walaupun pertumbuhan di bursa saham selama pertengahan tahun pertama ini tidak mencerimnkan perkembangan di sektor-sektor lainnya, namun para analis yakin pertumbuhan di sektor finansial dapat membantu menstimulasi pertumbuhan di sektor riil dan mendorong penciptaan lapangan kerja.

Pada Aspen Ideas Festival yang berlangsung baru-baru ini, ekonom-ekonom Amerika cenderung sepakat bahwa masih dibutuhkan waktu beberapa tahun lagi bagi perekonomian untuk kembali pada kondisi sebelum resesi.

David M. Rubenstein, ekonom pendiri Carlyle Group, berpendapat bahwa, "Kita masih dalam proses keluar dari resesi. Dibutuhkan 1-2 tahun sebelum kita mencapai pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja pada tingkat yang lazim pasca resesi."

Penciptaan lapangan kerja selama 3 bulan terakhir ini mencapai kisaran hampir 200.000. Tapi tingkat pengangguran belum beringsut, tetap di 7,6 persen. Dampak pertumbuhan pasar finansial boleh jadi belum terasa di sektor riil, namun imbasnya tak akan terelakkan.

"Dengan sektor finansial yang berjalan baik, perusahaan-perusahaan dapat 'go public,' meminjam kapital, melakukan berbagai transaksi dari kapital tersebut. Dan ini tentu menstimulasi perekonomian," ujar Rubenstein.

Untuk sementara ini, data tenaga kerja terkini dari pemerintah dipandang cukup positif dan mendorong kembali terjadinya reli di Wall Street. Dow Jones kembali ke level di atas 15.000, sementara S&P mencatat sepersen kenaikan.
XS
SM
MD
LG