Tautan-tautan Akses

Wakil Sekjen PBB Minta Tambahan Pasukan untuk Somalia


Wakil Sekjen PBB Jan Eliasson (kedua dari kiri) berbicara dengan staf medis dari Kontingen Uganda yang melayani Misi Uni Afrika di Somalia, Mogadishu (27/10). (PBB/Stuart Price).

Wakil Sekjen PBB Jan Eliasson (kedua dari kiri) berbicara dengan staf medis dari Kontingen Uganda yang melayani Misi Uni Afrika di Somalia, Mogadishu (27/10). (PBB/Stuart Price).

Tanpa tambahan tentara, kemajuan yang sudah dicapai dan kerja keras pasukan PBB dan Somalia dalam melawan para ekstremis bisa dipertaruhkan.

Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Jan Eliasson meminta “tambahan signifikan untuk sementara" bagi pasukan di Somalia, dalam menghadapi bangkitnya kembali militan Muslim al-Shabab.

Kepada Dewan Keamanan PBB pada Rabu (30/10), Eliasson mengatakan kampanye pasukan yang didukung PBB dan Somalia "mandek," sementara al-Shabab terus bergerak dan melatih sejumlah besar apa yang disebut para pemuda yang "frustrasi."

Menurut Eliasson, tanpa tambahan tentara, kemajuan yang sudah dicapai dan kerja keras pasukan PBB dan Somalia dalam melawan para ekstremis bisa dipertaruhkan.

Al-Shabab sedang berupaya mengubah Somalia menjadi negara Islam yang konservatif.

Pasukan PBB dan Somalia tahun lalu berhasil memaksa al-Shabab mundur dari ibukota Mogadishu, sehingga memungkinkan lahirnya pemerintahan baru Somalia.

Tetapi militan masih menguasai bagian-bagian lain negara itu.

Kehadiran al-Shabab diketahui bulan lalu setelah menyerang pusat perbelanjaan di negara tetangga Kenya, menewaskan sedikitnya 67 orang. Ekstremis itu mengatakan serangan tersebut adalah reaksi atas partisipasi Kenya dalam pasukan PBB di Somalia.
XS
SM
MD
LG