Tautan-tautan Akses

WADA Desak IOC Larang Tim Rusia Ikut Olimpiade


Para atlet Rusia berlomba dalam kejuaraan atletik di Moskow, Rusia bulan Februari lalu (foto: dok).

Para atlet Rusia berlomba dalam kejuaraan atletik di Moskow, Rusia bulan Februari lalu (foto: dok).

Badan Anti Doping Dunia atau WADA mendesak Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk melarang tim Rusia ikut dalam Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil.

Badan Anti Doping Dunia (WADA) juga minta IOC agar melarang akses bagi semua pejabat Rusia ke kompetisi internasional bulan depan di Rio de Janeiro.

Rekomendasi badan doping itu Senin (18/7) melengkapi rilis dari sebuah laporan independen yang menuduh terjadinya doping secara luas oleh atilit-atlit Rusia dalam Olimpiade Musim Dingin pada 2014 di Sochi, Rusia.

Di Moskow, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan pemecatan Menteri Olahraga Vitaly Mutko, sambil menunggu hasil penyelidikan, sementara Putin juga meragukan integritas laporan badan doping itu.

Putin juga mencatat bahwa seperti boikot oleh Soviet dan Amerika dari Olimpiade masa lalu, politik melatar belakangi skandal doping Rusia ini.

Penyelidik WADA, Richard McLaren memberi tahu reporter Senin bahwa bukti menunjukkan sebuah laboratorium Moskow beroperasi untuk melindungi atlit-atlit Rusia.

Katanya, temuan menunjukkan upaya untuk menutup-nutupi doping dikoordinir oleh Pusat Persiapan Sport yang dioperasikan pemerintah Rusia, dan atlit-atlit diinstruksikan bagaimana memanipulir uji urin yang dirancang untuk mendeteksi penyalah gunaan dalam kompetisi internasional.

Dalam pernyataan Senin, IOC mengatakan, pihaknya akan secara hati-hati mempelajari tuduhan kompleks dan terperinci itu, khususnya terkait Kementerian Olahraga Rusia. [jm]

XS
SM
MD
LG