Tautan-tautan Akses

VOA Bermitra dengan Konsorsium Wartawan Investigatif Perilis Dokumen Panama


Gubernur Bank Sentral Zimbabwe John Mangudya.

Gubernur Bank Sentral Zimbabwe John Mangudya.

Laporan awal VOA terpusat pada perusahaan platinum terkemuka Zimbabwe, Zimplats Holdings.

VOA Seksi Zimbabwe bermitra dengan Konsorsium Wartawan Investigatif Internasional (ICIJ) yang merilis Dokumen Panama atau Panama Papers yang merinci dugaan penyelewengan dana lewat firma hukum Mossack Fonseca.

Laporan awal VOA terpusat pada perusahaan platinum terkemuka Zimbabwe, Zimplats Holdings. Informasi dalam dokumen yang bocor itu menuduh Zimplats memakai sebuah perusahaan di luar negeri untuk membayar gaji manajemen tanpa sepengetahuan Bank Sentral Zimbabwe dan melanggar undang-undang lalu lintas valuta.

Dalam wawancara eksklusif dengan program Studio 7 VOA, Gubernur Bank Sentral Zimbabwe John Mangudya mengatakan tidak ada perusahaan Zimbabwe yang diizinkan membuka rekening di luar negeri untuk membayar para manajer senior warga Zimbabwe dan yang bekerja di Zimbabwe.

Ia mengatakan “melanggar peraturan dan pengawasan valuta adalah kejahatan yang bisa dihukum”.

VOA menghubungi Donna Summers, akuntan perusahaan yang diduga itu. Ia menjawab “tidak ada komentar”.

Jordan Spencer, seorang pejabat Mossack Fonseca, menolak mengungkap informasi klien kepada pihak ketiga.

Mantan menteri keuangan Zimbabwe, Tendai Biti menghimbau penyelidikan terhadap para manajer Zimplats yang diduga mengelakkan pajak atas pekerjaan yang dilakukan di Zimbabwe.

Gubernur Bank Sentral Mangudya mengatakan Zimbabwe tahun lalu dirugikan lebih dari US$500 juta lewat arus keuangan ilegal. [my/al]

XS
SM
MD
LG