Tautan-tautan Akses

Video ISIS Diduga Perlihatkan 2 Anak Yazidi yang Diculik


Dua anak laki-laki Yazidi, yang menderita infeksi setelah ditahan oleh kelompok Negara Islam (ISIS) menunggu bersama ibunya dalam bus yang akan pergi ke kota Kurdi, Dohuk di Irak. (Foto: Ilustrasi)

Ekstremis Negara Islam (ISIS) merilis video mengerikan yang menunjukkan dua remaja pria bersaudara Yazidi yang diduga meledakkan kendaraan bermuatan peledak dalam serangan terhadap pasukan Irak di Mosul.

Video yang dipasang minggu ini oleh perpanjangan tangan propaganda ISIS Wilayah Ninawa diberi judul “teladanilah panduan mereka”, merujuk pada ayat Quran. Dalam video itu kedua remaja itu tampak berjanji setia kepada ISIS sebelum melancarkan serangan bom bunuh diri tersebut.

“Tuhan memberkati, saya dan saudara laki-laki saya akan meledakkan diri pada orang-orang kafir," kata salah seorang dari anak laki-laki yang menyebut namanya As’ad itu dalam video berdurasi 26 menit tersebut.

Ia dan saudara lelakinya Amjad dikenali oleh paman mereka Mizra Ezdon yang menyampaikan kepada VOA, dan mengatakan mereka hanya “dua anak yang tidak bersalah” ketika diculik pada usia 12 tahun oleh ISIS di Sinjar, Irak timur laut 3 Agustus 2014.

“Ayah mereka dan enam saudara laki-laki mereka dibunuh oleh ISIS dan mereka dibawa bersama ibu dan dua saudara perempuan mereka,” kata Ezdin kepada VOA. Ia mengatakan ibu dan dua saudara perempuan mereka masih ditahan oleh ISIS.

“Mereka dibesarkan oleh orangtua yang baik dan mereka pintar di sekolah” kata Ezdin.

“ISIS menghabiskan waktu dua tahun lebih untuk meracuni fikiran mereka dengan keyakinan kekerasan dan pelatihan militer. ISIS menghancurkan keluarga saya berkeping-keping”.

Narator video itu menjelaskan bagaimana kedua anak laki-laki itu dibawa ke sekolah-sekolah ISIS untuk “arahan sesungguhnya”.

Kedua anak laki-laki itu menjelaskan mereka mempelajari versi Islam yang ekstrem. [my/al]

XS
SM
MD
LG