Tautan-tautan Akses

Utusan PBB: Pemimpin Yaman Setuju Serahkan Kekuasaan


Utusan PBB untuk Yaman melaporkan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh telah menyetujui rencana penyerahan kekuasaan (foto: dok).

Utusan PBB untuk Yaman melaporkan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh telah menyetujui rencana penyerahan kekuasaan (foto: dok).

Seorang utusan PBB untuk Yaman mengatakan para juru runding telah mencapai kesepakatan atas rencana yang mengimbau Presiden Ali Abdullah Saleh mundur dalam upaya mengakhiri krisis politik negara itu.

Utusan PBB, Jamal bin Omar hari Selasa mengatakan para pemuka politik yang terlibat dalam pembicaraan tersebut telah menyetujui sebuah prakasa dari Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang mengimbau Saleh menyerahkan kekuasaan kepada seorang wakil. Penyerahan itu akan disusul pemilu dini.

Presiden Saleh pada mulanya sudah tiga kali menyetujui rencana GCC, tetapi kemudian menolak menandatanganinya. Namun, Bin Omar hari Selasa mengatakan para juru runding membahas persiapan bagi acara penandatanganan. Berbagai laporan media mengatakan ia akan merincinya dalam jumpa pers hari Selasa.

Selama lebih dari 10 bulan, demonstran menuntut diakhirinya kekuasaan Saleh selama 33 tahun. Para pendukung presiden itu telah berulang kali melangsungkan demonstrasi tandingan.

Militan terkait al-Qaida telah berusaha memperkuat kubu di Yaman selatan, selagi Presiden Saleh menghadapi kerusuhan terkait protes anti-pemerintah.

Hari Selasa, para pejabat militer mengatakan sedikitnya 14 tersangka militan al-Qaida tewas dalam bentrokan dengan tentara Yaman yang didukung suku lokal. Mereka mengatakan bentrokan pecah Senin malam di propinsi Abyan di selatan.

XS
SM
MD
LG