Tautan-tautan Akses

Utusan PBB Berharap Pembicaraan Perdamaian Suriah Mulai Jumat


Utusan Khusus PBB urusan Suriah, Staffan de Mistura

Utusan Khusus PBB urusan Suriah, Staffan de Mistura

Utusan PBB urusan Suriah mengatakan berharap akan memulai pembicaraan perdamaian antara pemerintah Suriah dan anggota golongan oposisi hari Jumat di Jenewa.

Utusan Khusus PBB Staffan de Mistura mengatakan dia akan mengirim undangan-undangan dalam 24 jam mendatang.

Dia mengatakan, proses itu telah tertunda karena ketidaksepakatan mengenai siapa-siapa yang harus diundang untukuntuk ikut dalam pembicaraan itu.

“Disebabkan banyaknya ketidaksepakatan mengenai siapa-siapa saja yang harus ikut, permulaan pembicaraan itu yangtadinya akan diadakan hari ini, 25 Januari, telah ditunda. Dan karena itu hari ini, saya mengumumkan kepada Anda, saya akan mengirim undangan besok. Dan tanggal yang akan kita rencanakan untuk memulai pembicaraan antar pihak-pihak di Suriah, tanggal 29 Januari," kata de Mistura.

De Mistura mengatakan fokus pembicaraan itu akan diusahakan mengarah pada gencatan senjata secara luas di Suriah, menghentikan ancaman golongan militan ISIS, dan meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di kawasan itu.

Di Ankara, Kepala Kebijaksanaan Luar Negeri Uni Eropa Federicia Mogherini memberikan dukungannya kepada Utusan Khusus de Mistura.

Ia mengatakan, “Utusan Khusus PBB Staffan De Mistura sedang bekerja keras sekarang ini untuk memulai pembicaraan di Jenewa segera dan menemukan cara untuk meyakinkan bahwa pembicaraan itu mencakup semua pihak. PBB sedang mencarti cara untuk menjamin hal itu. Dari perspektif Eropa kita sangat berharap bahwa proses di Jenewa itu akan mencakup semuanya."

Sebelumnya, PBB telah dua kali berusaha merundingkan persetujuan bagi Suriah, tetapi usaha itu berakhir dua tahun lalu tanpa banyak kemajuan. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG