Tautan-tautan Akses

Utusan Libya Minta Dukungan bagi Pemerintah Sementara


Seorang tentara Libya di kota Benghazi sedang mengisi amunisi senjatanya, Sabtu (26/2).

Seorang tentara Libya di kota Benghazi sedang mengisi amunisi senjatanya, Sabtu (26/2).

Belum jelas apakah Duta Besar Libya untuk AS Ali Aujali berbicara tentang pemerintah sementara mantan Menteri Kehakiman Mustafa Abdel-Jalil.

Utusan utama Libya untuk Amerika, Sabtu, mengatakan masyarakat internasional harus mendukung pemerintah sementara yang mulai dibentuk di Libya.

Belum jelas apakah Duta Besar Ali Aujali berbicara tentang pemerintah sementara yang dibentuk minggu ini oleh mantan Menteri Kehakiman Mustafa Abdel-Jalil. Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan ia tidak memiliki komentar mengenai pemerintahan Jalil.

Sementara itu, rakyat Libya di sejumlah daerah perumahan di Tripoli telah mendirikan barikade darurat, dan ada laporan bahwa pemerintah Moammar Gaddafi telah mempersenjatai para pendukungnya yang berpatroli di ibukota untuk meredam protes dari oposisi.

Beberapa penduduk di ibukota berkumpul, Sabtu, untuk menghadiri pemakaman bagi seorang demonstran anti-pemerintah yang ditembak pada hari Jumat. Penduduk mengatakan ia dibunuh oleh pasukan pendukung Gaddafi.

Pada hari Jumat, Gaddafi menawarkan senjata kepada para pendukungnya di seluruh Libya dalam upaya menghentikan geraka oposisi.

Surat kabar The New York Times mengutip para saksi yang mengatakan para demonstran tidak mungkin bisa berkumpul lagi di Lapangan Hijau di Tripoli. Mereka mengatakan lapangan utama, yang menjadi tempat berkumpul bagi para pengunjuk rasa, kini dikelilingi oleh pos-pos pemeriksaan patroli angkatan bersenjata.

Ribuan demonstran oposisi, Jumat, melakukan upaya baru untuk menggulingkan Gaddafi. Para pengunjuk rasa berkumpul di sejumlah kota termasuk Benghazi, di Libya timur yang dikendalikan oleh pasukan anti-Gaddafi.

Kantor-kantor berita mengutip penduduk Tripoli yang mengatakan pasukan yang setia kepada Gaddafi melepaskan tembakan di sejumlah daerah di ibukota setelah pengunjuk rasa mulai berkumpul setelah sholat Jumat.

Menjelang Jumat sore, televisi pemerintah Libya menayangkan Gaddafi yang berpidato kepada pendukungnya di Tripoli, menyerukan kepada para pemuda di negara itu untuk "membela bangsanya."

XS
SM
MD
LG