Tautan-tautan Akses

Utusan Korea Selatan Bersikap Hati-hati soal Pembicaraan Nuklir


Utusan nuklir Korea Selatan Wi Sung-lac tidak berharap banyak dari pembicaraan AS dan Korea Utara di New York.

Utusan nuklir Korea Selatan Wi Sung-lac tidak berharap banyak dari pembicaraan AS dan Korea Utara di New York.

Utusan nuklir Korsel Wi Sung-lac mengatakan tidak terlalu optimistis pembicaraan diplomat AS dan Korut di New York akan cepat memberikan hasil.

Sejumlah diplomat Amerika dan Korea Utara akan mengadakan pembicaraan hari kedua di New York hari Jumat.

Setelah sesi pertama hari Kamis, Wakil Menteri Luar Negeri Kim Kye Gwan, ketua delegasi Korea Utara, mengatakan kedua pihak bertukar pandangan mengenai isu-isu umum dan menyebut suasana pembicaraan baik.

Utusan khusus Stepen Bosworth memimpin delegasi Amerika ke pembicaraan di misi Amerika untuk PBB di New York. Itu adalah pertemuan tatap muka tingkat senior yang pertama antara Amerika dan Korea Utara dalam 18 bulan.

Departemen Luar Negeri Amerika menyebut pembicaraan itu “serius dan bersifat bisnis.”

Seorang juru bicara mengatakan pembicaraan itu bersifat penjajakan dan bertujuan untuk mengetahui apa yang dipikirkan Korea Utara untuk melihat apakah negara itu siap untuk memenuhi janjinya menghentikan program nuklirnya.

Di Seoul, utusan nuklir Korea Selatan Wi Sung-lac mengatakan dia tidak terlalu optimistis pembicaraan diplomat Amerika dan Korea Utara itu akan cepat memberikan hasil.

XS
SM
MD
LG