Tautan-tautan Akses

Utusan Amerika Akan Kunjungi Sri Lanka


Presiden Mahinda Rajapaksa (depan)menyaksikan parade militer di Colombo (27/5). Pemerintahan Sri Lanka menghadapi tuduhan pelanggaran HAM di akhir perang saudara dengan pemberontak Tamil.

Presiden Mahinda Rajapaksa (depan)menyaksikan parade militer di Colombo (27/5). Pemerintahan Sri Lanka menghadapi tuduhan pelanggaran HAM di akhir perang saudara dengan pemberontak Tamil.

Asisten Menlu AS Robert Blake akan menghadiri pembicaraan pekan depan di Sri Lanka, yang tengah menghadapi tuduhan pelanggaran HAM.

Amerika akan mengirim utusan tertingginya untuk pembicaraan pekan depan di Sri Lanka, yang menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi (HAM) dalam perang saudara yang berakhir dua tahun lalu.

Disebutkan, di Sri Lanka Asisten Menteri Luar Negeri Robert Blake akan bertemu pejabat pemerintah dan non-pemerintah, mahasiswa dan pemimpin politik.

Blake adalah diplomat tertinggi Amerika untuk urusan Asia Selatan dan Tengah.

Perang saudara selama 25 tahun di Sri Lanka berakhir tahun 2009 setelah militer mengalahkan pemberontak Macan Tamil.

Panel PBB memperkirakan ribuan warga sipil Tamil tewas dalam tahap akhir perang itu. Panel tersebut juga mendapati dugaan pelanggaran HAM, termasuk kemungkinan kejahatan perang, yang dilakukan militer maupun pemberontak.

Pemerintah membantah tuduhan itu. Tapi para pejabat mengakui warga sipil mungkin tewas dalam tahap akhir perang itu. Mereka menyatakan tidak mungkin menghindari jatuhnya korban jiwa mengingat besarnya pertempuran dan "kekejaman" lawan.

XS
SM
MD
LG