Tautan-tautan Akses

AS

Unjuk Rasa di Ferguson Berlangsung Damai


Para pengunjuk rasa yang memprotes penembakan Michael Brown sampai tewas di Ferguson, Missouri (19/8).

Para pengunjuk rasa yang memprotes penembakan Michael Brown sampai tewas di Ferguson, Missouri (19/8).

Demonstrasi itu terlihat damai, berbeda dengan protes yang diwarnai kekerasan malam sebelumnya dimana polisi menangkap 78 orang, termasuk beberapa wartawan.

Para pengunjuk rasa berkumpul lagi di jalan-jalan kota Ferguson, Missouri, bagian tengah Amerika, Selasa malam (19/8), untuk menunjukkan kemarahan atas penembakan seorang remaja kulit hitam yang tidak bersenjata sampai mati oleh seorang polisi kulit putih.

Demonstrasi itu terlihat damai, berbeda dengan protes yang diwarnai kekerasan malam sebelumnya dimana polisi menangkap 78 orang, termasuk beberapa wartawan.

Ferguson, kota dengan mayoritas penduduk berkulit hitam, telah dilanda protes jalanan yang disertai penjarahan dan bentrokan dengan polisi setiap malam sejak Michael Brown yang berusia 18 tahun tewas 9 Augustus.

Sebelumnya Selasa, Jaksa Agung Amerika Eric Holder menjanjikan kepada masyarakat di Ferguson penyelidikan penuh, adil dan independen mengenai penembakan Brown. Holder akan berada di pinggir kota St Louis itu Rabu untuk bertemu dengan para pemuka masyarakat, para penyelidik FBI dan para pejabat hak sipil federal.

Dewan juri diperkirakan akan mulai mendengarkan bukti-bukti kasus itu Rabu.

Dalam pesan yang direkam dengan video Selasa, Gubernur Missouri Jay Nixon mengatakan “proses peradilan yang kuat” harus ditempuh. Ia menyerukan keadilan bagi keluarga Brown.”

XS
SM
MD
LG