Tautan-tautan Akses

Universitas Arkansas Didik Dokter Khusus untuk Praktik di Daerah Terpencil

  • Christopher Cruise

Mahasiswa kedokteran di kota kecil Salina, negarabagian Kansas sedang mendengarkan perkuliahan yang disampaikan lewat video internet dari Kansas City dan Wichita.

Mahasiswa kedokteran di kota kecil Salina, negarabagian Kansas sedang mendengarkan perkuliahan yang disampaikan lewat video internet dari Kansas City dan Wichita.

Universitas Arkansas di wilayah tengah barat Amerika mengembangkan program untuk mencetak dokter yang khusus praktik di daerah terpencil.

Banyak daerah pedesaan di Amerika tidak punya dokter. Beberapa sekolah kedokteran kini mencoba cara berbeda untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah mendidik para dokter di komunitas kecil, dengan harapan mereka mau bekerja di sana.

Dr. William Cathcart-Rake, kepala program baru fakultas kedokteran Universitas Arkansas, mengatakan, “Kami butuh lebih banyak dokter. Ada daerah di Kansas di mana seperempat dari jumlah dokternya berumur 60 tahun atau lebih. Jadi, kami perlu mengganti dokter juga.”

William menuturkan mahasiswa kedokteran dari daerah pedesaan biasanya kuliah di Wichita atau Kansas City, dua kota terbesar di Kansas.

“Mereka bilang ‘Saya sangat ingin kembali ke daerah pedesaan di Kansas,” tetapi kemudian mereka bertemu dengan pacar dan menikah. Pasangan mereka kebetulan berasal dari kota besar dan kemudian mahasiswa kedokteran itu tidak kembali lagi. Mereka tinggal di kota besar. Jika, kami melatih mereka di komunitas yang lebih kecil, dengan harapan mereka bisa bertemu dengan calon pasangannya di sana, membangun jaringan, dan punya koneksi yang bisa mengikat di sana seumur hidup,” paparnya lebih jauh.

Program baru ini berada di Salina, sebuah kota di Kansas, dengan populasi sekitar 50.000 orang. Salina berjarak sekitar 3 jam berkendaraan dari Kansas City, melewati perkebunan dan peternakan.

Claire Hinrichsen, mahasiswa dari sebuah kota berpopulasi sekitar 600 orang, kuliah S-1 kedokteran di Universitas Kansas. Salah satu alasan ia memilih program Salina adalah karena programnya kecil, hanya delapan mahasiswa, sekolah kedokteran terkecil di Amerika. Perkuliahan diberikan oleh beberapa guru besar di Salina atau melalui video internet dari Kansas City atau Wichita.

Kepada wartawan David Weinberg, Claire menyatakan kesannya mengenai program Salina, “Saya sangat menyukainya. Saya kenal setiap orang di kelas. Kami dekat dan rasanya menyenangkan. Saya kuliah di Universitas Kansas, jadi saya masuk sekolah besar, dan kemudian saya akan kembali ke daerah kecil. Saya sangat menyenanginya.”

Mahasiswa yang menyelesaikan program empat tahun itu kemudian akan magang di komunitas kecil di daerah sekitarnya. Salah satu klinik yang bisa menjadi tempat magang adalah Clay Center Clinic, di mana Dr. Kerry Murphy berpraktek sebagai dokter keluarga.

Dokter di desa biasanya melayani pasien miskin dan orang tua.

Program Salina mendanai biaya kuliah setiap mahasiswa yang berpraktek di daerah pedesaan di Kansas. Dr. William berharap kuliah kedokteran selama empat tahun dan dua tahun magang di komunitas kecil adalah waktu yang cukup untuk menjadikan mereka betah bekerja di komunitas tersebut.

XS
SM
MD
LG