Tautan-tautan Akses

UNICEF Serukan Bantuan untuk Korut di tengah Ketegangan Nuklir


Dua anak balita Korea Utara yang menderita kekurangan gizi parah (foto: dok). UNICEF menyerukan bantuan pengobatan kepada sekitar 25.000 anak balita yang kekurangan gizi sangat parah di sana.

Dua anak balita Korea Utara yang menderita kekurangan gizi parah (foto: dok). UNICEF menyerukan bantuan pengobatan kepada sekitar 25.000 anak balita yang kekurangan gizi sangat parah di sana.

Dana Anak-anak PBB (UNICEF) hari Rabu (27/1) menyerukan pemberian bantuan kemanusiaan untuk Korea Utara.

Dana Anak-anak PBB, UNICEF, menyerukan pemberian bantuan kemanusiaan untuk Korea Utara, di tengah ketegangan yang meningkat atas ujicoba nuklir terbaru Pyongyang.

Badan PBB itu menyerukan penggalangan dana senilai $ 18 juta tahun ini untuk membiayai pemberian bantuan bagi sekitar 6,9 juta orang, termasuk 1,7 juta anak di Korea Utara.

Rencana UNICEF itu memberi bantuan 8,5 juta dolar untuk makanan bergizi, 4.5 juta dolar untuk kesehatan, 5 juta dolar untuk air bersih dan sanitasi.

Rencana itu termasuk sebuah proyek yang memberi pengobatan kepada sekitar 25.000 anak balita yang kekurangan gizi sangat parah. Menurut laporan baru yang diterbitkan oleh badan itu hari Selasa, terdapat kenaikan 72 persen penderita diare di antara anak-anak akibat kekeringan parah di Korea Utara.

Tahun lalu, Korea Utara terkena bencana kekeringan “terburuk dalam 100 tahun,” yang merusak ladang pertanian di negara itu. Laporan itu mengatakan, pada Agustus lalu pemerintah mengumumkan, penurunan produksi pangan lebih dari 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Seruan bagi pemberian bantuan UNICEF itu datang selagi Korea Utara menghadapi sanksi internasional karena uji nuklirnya awal bulan ini. Sanksi bertujuan untuk menghentikan pengembangan nuklir dan rudal Pyongyang. Tetapi beberapa kelompok bantuan menyuarakan kekhawatiran bahwa sanksi itu bisa merugikan pekerjaan kemanusiaan yang wajar di negara itu. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG