Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Tolak Rundingkan Lagi Utang Yunani


Perdana Menteri Yunani yang baru, Alexis Tsipras, setelah diambil sumpahnya di Istana Presiden di Athena (26/1). (AP/Thanassis Stavrakis)

Perdana Menteri Yunani yang baru, Alexis Tsipras, setelah diambil sumpahnya di Istana Presiden di Athena (26/1). (AP/Thanassis Stavrakis)

Menteri Keuangan Belanda mengatakan para pemimpin keuangan zona Euro siap bekerjasama dengan Yunani, tetapi tidak ada dukungan untuk menghapuskan utang Yunani.

Tokoh kiri radikal Alexis Tsipras telah dilantik sebagai perdana menteri baru Yunani, Senin (26/1), tetapi para pemimpin Eropa menolak tuntutannya untuk merundingkan kembali langkah penghematan yang dikenakan Eropa terhadap Athena.

Tsipras, 40, dan partai Syriza-nya memenangkan pemilu nasional Minggu. Ia berjanji untuk mengakhiri pembatasan ekonomi yang telah mengakibatkan pemotongan tajam uang pensiun dan upah, pajak yang lebih tinggi dan pengangguran besar-besaran.

Tetapi, para kreditor internasional yang telah menopang keuangan Yunani dengan hampir US$300 milyar dana talangan tidak menunjukkan niat menyetujui keinginan Tsipras untuk mengurangi utang dan memulihkan banyak pemotongan anggaran yang diharuskan kreditor internasional sebagai imbalan pinjaman.

Menteri Keuangan Belanda Jeroen Dijsselbloem mengatakan para pemimpin keuangan zona Euro siap bekerjasama dengan Yunani. Tetapi, ia mengatakan keanggotaan lebih jauh Yunani dalam zona Euro 19 negara itu bergantung pada kesediaan Yunani untuk terus mematuhi persetujuan dana talangan. Tidak ada dukungan dalam Uni Eropa untuk menghapuskan utang Yunani, kata Dijsselbloem.

Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada Yunani atas pemilu yang berhasil. Washington akan mendukung reformasi dan usaha untuk membantu ekonomi Yunani pulih, kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika.

Partai Syriza pimpinan Tsipras dalam pemilu hari Minggu dengan mudah mengalahkan partai Demokrasi baru yang konservatif yang dipimpin oleh Perdana Menteri Antonis Samaras yang segera turun dari jabatan.

Syriza kekurangan hanya sedikit kursi untuk memperoleh mayoritas 151 kursi dalam parlemen yang beranggotakan 300 itu. Partai itu segera membentuk koalisi dengan partai Yunani Merdeka sayap kanan, yang hampir tidak mempunyai persamaan dengan Syriza kecuali tentangan mereka terhadap langkah-langkah penghematan.

Tsipras mengatakan penghematan di Yunani telah gagal.

Para menteri keuangan Eropa mengadakan pertemuan di Brussels untuk menilai hasil pemilu Yunani. Para analis mengatakan ada keprihatinan bahwa kemenangan Syriza dapat mendorong partai-partai radikal lain menentang penghematan di Eropa.

Di Spanyol, Pablo Iglesias, pemimpin partai Podemos yang anti-penghematan, mengatakan “Harapan sudah datang dan ketakutan lari. Syriza, Podemos, kita akan menang.”

Kemenangan Tsipras menarik berbagai tanggapan dari para pemimpin dunia.

Perdana menteri Inggris David Cameron memperingatkan pemilu Yunani akan “meningkatkan ketidakpastian ekonomi di seluruh Eropa.”

Presiden Perancis Francois Hollande mengucapkan selamat kepada Tsipras atas kemenangan Syriza, dan mengutarakan keinginan Paris untuk “meneruskan kerjasama erat” antara kedua negara.

Italia mengatakan pemilu itu akan “mendatangkan kesempatan baru untuk mengusahakan perubahan di Eropa untuk menciptakan pertumbuhan dan investasi dan perlawanan terhadap pengangguran,” demikian Menteri urusan Uni Eropa Sandro Gozi.

XS
SM
MD
LG