Tautan-tautan Akses

UU Anti-Imigrasi Swiss Picu Ketegangan dengan Uni Eropa


Presiden dan Menteri Luar Negeri Swiss Didier Burkhalter (kanan) duduk di sebelah Menteri Kehakiman Simonetta Sommaruga dalam sebuah konferensi pers tentang hasil referendum imigrasi.

Presiden dan Menteri Luar Negeri Swiss Didier Burkhalter (kanan) duduk di sebelah Menteri Kehakiman Simonetta Sommaruga dalam sebuah konferensi pers tentang hasil referendum imigrasi.

Uni Eropa mengatakan akan meninjau kembali hubungannya dengan Swiss setelah para pemilih di Swiss meloloskan UU yang mengekang imigrasi warga negara Uni Eropa.

Televisi Swiss melaporkan 50,3 persen pemilih mendukung inisiatif "Stop Imigrasi Massal" yang diusulkan Partai Rakyat Swiss sayap kanan, yang mengatakan negara itu tidak sanggup menangani 80.000 imigran baru setiap tahun.

Referendum itu juga memenangkan persetujuan mayoritas yang diperlukan di lebih dari separuh distrik di Swiss.

Kepala badan eksekutif distrik di Jenewa mengatakan pemungutan suara itu menyebabkan negara itu terbelah.

"Ada masalah nasional yang akan timbul dalam bentuk yang belum bisa diprediksi, untuk itu kita harus menanyakan kepada pemrakarsanya," ujar Francois Longchamp. "Yang kita ketahui adalah masalah ini akan mempengaruhi warga Eropa, orang-orang dari luar Eropa, satu-satunya yang kini terkena dampaknya, orang-orang yang menyeberangi perbatasan setiap hari untuk bekerja yang sebelumnya tidak terkena dampaknya, pencari suaka, dan warga internasional pada umumnya. Jadi warga asing pada umumnya akan merasakan dampaknya.''

Berdasarkan usulan baru itu, Swiss harus menyusun rancangan undang-undang yang menetapkan kuota bagi jumlah imigran Eropa, serta hak mereka untuk membawa serta keluarga mereka.

Keputusan itu juga berarti pemerintah Swiss harus merundingkan kembali perjanjian yang memungkinkan pergerakan bebas orang-orang ke dan dari Uni Eropa. Warga Swiss juga diperbolehkan secara bebas bepergian dan bekerja di negara-negara Uni Eropa.

Swiss bukan salah satu negara anggota Uni Eropa.

Kampanye referendum Partai Rakyat Swiss mengemukakan efek negatif pada harga perumahan, pekerjaan, transportasi umum dan infrastruktur.

Para penentang referendum berpendapat upaya yang mengekang imigrasi tersebut akan merugikan perekonomian dan memperparah kelangkaan pekerja asing yang terampil di negara itu.
XS
SM
MD
LG